Dispertan Sukoharjo Mulai Menggunakan Metode PMAAS, Tanam Padi tanpa Disemai
- 29 Jul 2026 13:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Dinas Pertanian dan Perikanan (Dispertan) Pemkab Sukoharjo mendorong Penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PMAAS).
Penerapan metode itu diyakini mampu meningkatkan produktivitas panen padi, sekaligus menekan biaya produksi.
Sebagai langkah awal, teknologi tersebut akan diterapkan melalui demonstrasi plot (demplot) di 12 kecamatan.
Kepala Dispertan Pemkab Sukoharjo Bagas Windaryatno menjelaskan, PMAAS merupakan metode budi daya padi yang menggabungkan sistem tanam jajar legowo, dengan teknik tanam benih langsung (tabela).
“Ya, metode ini dirancang untuk meningkatkan populasi tanaman secara signifikan. Sehingga dengan jajar legowo dan tanam benih langsung, populasi tanaman ditargetkan mendekati satu juta batang per hectare, sehingga produksi padi bisa ditingkatkan”, ujar Bagas, Selasa 28 Juli 2026.
Lebih lanjut Bagas Windaryanto juga menambahkan, penggunaan tabela membuat petani tak lagi memerlukan persemaian maupun tenaga tanam untuk memindahkan bibit ke lahan.
“Selain menghemat biaya tenaga kerja, metode tersebut juga menghilangkan stres tanaman akibat proses pindah tanam. Sehingga umur tanaman menjadi lebih pendek dan pertumbuhannya lebih optimal,” kata dia.
Menurutnya, semakin tinggi populasi tanaman, maka potensi hasil panen juga meningkat.
“Peningkatan populasi tersebut harus diimbangi penggunaan pupuk yang sesuai kebutuhan tanaman, serta pemeliharaan yang lebih terukur agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Tujuan penerapan PMAAS kata Bagas tidak hanya untuk menjaga ketahanan pangan berkelanjutan, akan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani.
“Sistem budi daya lebih modern dan efisien, sehingga setiap penyuluh pertanian wajib memiliki lokasi percontohan sebagai media pembelajaran bagi para petani,” katanya.
Harapannya, mereka dapat melihat langsung bahwa metode PMAAS meningkatkan produksi, menambah pendapatan, sekaligus menekan biaya usaha tani.(Edwi)
Kata Kunci / Tags
Audio
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....