Jelang Puncak, 20 Finalis Putra Putri Solo 2026 Siap Unjuk Gigi

  • 24 Jul 2026 12:04 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersiap menyelenggarakan malam Grand Final Pemilihan Putra Putri Solo 2026.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara dalam acara jumpa pers yang bertempat di Pendapi Gede Balaikota Surakarta, Kamis, 23 Juli 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, memaparkan acara bergengsi ini telah mengerucut pada 20 finalis atau 10 pasang peserta.

Rangkaian malam puncak penganugerahan gelar duta wisata tersebut rencananya akan dilangsungkan di Halaman Balai Kota Surakarta, Jumat, 24 Juli 2026 malam.

"Tidak ada sesi tanya jawab langsung dari juri saat Grand Final. Para finalis akan langsung menyampaikan visi dan misinya sesuai dengan karakter, tema yang diangkat, dan pembekalan yang telah didapatkan," ujar Maretha, Kamis, 23 Juli 2026.

Pada tahun ini, ajang pemilihan duta wisata pariwisata tersebut juga mencatatkan sejarah baru dengan memiliki jingle dan logo resmi tersendiri yang akan diluncurkan pada malam puncak.

Menjelang penentuan juara, masyarakat luas juga diberikan kesempatan untuk menentukan gelar juara favorit melalui sistem pemungutan suara berbayar dengan memindai kode QRIS resmi.

Mengenai peran pasca-acara, Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Yatini Wahyuningsih, memastikan seluruh finalis akan diberdayakan.

Selama satu tahun ke depan, kesepuluh pasang pemuda-pemudi tersebut akan bertugas mengawal berbagai agenda strategis promosi pariwisata daerah di Kota Surakarta.

"Selain itu, terdapat kesempatan khusus dari Ibu Wakil Wali Kota bagi pemenang untuk magang menjadi ajudan atau pendamping beliau. Para finalis juga telah disiapkan menjadi Agen Literasi Keuangan bekerjasama dengan OJK," kata Yatini.

Sebelumnya, seluruh peserta telah melewati serangkaian masa karantina dan pembekalan materi yang komprehensif sejak pertengahan bulan Juli.

Pembekalan tersebut mencakup wawasan tentang pariwisata medis, kuliner, pelestarian jamu tradisional, literasi perbankan, hingga pengasahan kemampuan bahasa asing sebagai bekal mempromosikan Kota Surakarta. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....