Damkar Bersihkan Sarang Tawon Vespa Demi Revitalisasi Aman Karaton Surakarta
- 23 Jul 2026 14:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Revitalisasi Karaton Surakarta Hadiningrat diawali dengan langkah mitigasi risiko melalui pembersihan sarang tawon vespa di sejumlah titik kawasan cagar budaya. Upaya tersebut dilakukan Karaton Surakarta Hadiningrat bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta untuk menjamin keselamatan selama proses revitalisasi yang dilaksanakan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Pembersihan sarang tawon vespa atau tawon ndas dilakukan pada Kamis 23 Juli 2026. Langkah preventif ini diambil setelah Karaton Surakarta Hadiningrat melalui Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), GKR Wandansari atau Gusti Moeng, berkoordinasi dengan Damkar Kota Surakarta.
Keberadaan sarang tawon vespa dinilai berpotensi membahayakan pekerja revitalisasi, abdi dalem, wisatawan, hingga masyarakat yang beraktivitas di kawasan Karaton. Karena itu, proses evakuasi dilakukan oleh personel Damkar menggunakan peralatan khusus agar penanganan berlangsung aman tanpa mengganggu kawasan cagar budaya.
GKR Wandansari mengatakan keselamatan seluruh pihak menjadi perhatian utama selama revitalisasi berlangsung.
"Revitalisasi Karaton Surakarta Hadiningrat bukan semata-mata pemugaran bangunan bersejarah, tetapi juga memastikan seluruh proses pekerjaan berlangsung dengan aman," ujarnya.
Menurutnya, koordinasi dengan Damkar Kota Surakarta dilakukan untuk menghilangkan potensi bahaya akibat sarang tawon vespa sehingga pekerjaan revitalisasi dapat berjalan lebih aman.
Sementara itu, Juru Pelihara Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X Jawa Tengah, KRMH Suryo Kusumo Wibowo, menilai pembersihan sarang tawon merupakan bagian penting dari mitigasi risiko di kawasan cagar budaya.
"Keselamatan pekerja revitalisasi, abdi dalem, wisatawan, serta masyarakat harus menjadi prioritas utama," katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan revitalisasi tidak hanya ditentukan oleh kualitas pekerjaan fisik, tetapi juga kesiapan aspek pendukung, termasuk keamanan lingkungan. Menurutnya, kolaborasi Karaton Surakarta Hadiningrat, Balai Pelestarian Kebudayaan, Pemerintah Kota Surakarta, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu mendukung revitalisasi yang aman sekaligus menjaga nilai sejarah dan budaya Karaton Surakarta Hadiningrat. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....