KKN TSU Bawa Teknologi IoT Majukan Peternakan Jatirejo Desa

  • 12 Jul 2026 05:46 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tiga Serangkai University (TSU) membawa inovasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung peningkatan kesehatan ternak di Desa Jatirejo, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri. Program tersebut resmi dimulai setelah Pemerintah Desa Jatirejo menerima rombongan mahasiswa di Kantor Desa Jatirejo.

KKN yang berlangsung pada 4-11 Juli 2026 itu mengusung tema "Smart Livestock Health System Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Peningkatan Kesehatan Ternak dan Lingkungan Kandang di Desa Jatirejo, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri". Program tersebut menjadi bagian dari Program Kemitraan Masyarakat yang mendorong pemanfaatan teknologi digital di sektor peternakan.

Ketua PKM-PMM sekaligus dosen pendamping, Sri Hariyati Fitriasih mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam menjaga kesehatan ternak sekaligus mengelola lingkungan kandang secara lebih efektif.

"Tujuan kegiatan ini meliputi meningkatkan pemahaman peternak mengenai kesehatan ternak dan pengelolaan lingkungan kandang, menerapkan teknologi Smart Livestock Health System berbasis Internet of Things (IoT)," ujarnya.

Melalui sistem IoT, peternak dapat memantau kondisi kandang secara real-time sehingga perubahan lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan ternak dapat diketahui lebih cepat. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendukung pengelolaan kandang yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Penjabat Kepala Desa Jatirejo, Setyaningsih Ariani, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa dan pendamping dari TSU menjadi peluang bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan baru di bidang peternakan berbasis teknologi.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Jatirejo sebagai lokus kegiatan ini. Semoga program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.

Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga inovasi yang diterapkan selama KKN mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan desa, khususnya dalam meningkatkan kualitas peternakan di Kecamatan Girimarto. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....