Babinsa Karanganom Dukung Rencana Penurunan Angka Stunting
- 11 Jul 2026 00:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Jajaran Koramil 14/Karanganom Kodim 0723/Klaten mendukung penuh kegiatan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa di Balai Desa Karanganom. Kehadiran perwakilan TNI dalam forum diskusi terpadu tersebut difokuskan untuk mengawal penyusunan rencana kerja pemerintah desa tahun anggaran 2027 melalui skema rembug stunting.
Langkah taktis kolaboratif ini sengaja ditempuh guna memastikan program pengentasan masalah gizi buruk pada balita dapat berjalan secara komprehensif di tingkat bawah. Keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai kasus gangguan pertumbuhan anak di wilayah pedesaan.
"Melalui kegiatan Rembug Stunting ini diharapkan lahir berbagai program yang tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat," kata Babinsa Desa Karanganom Serka Dramanto, Jumat 10 Juli 2026.
Serka Dramanto menegaskan institusi TNI berkomitmen penuh untuk mendampingi tenaga kesehatan dan para kader posyandu dalam melakukan edukasi gizi secara berkala. Intervensi program penanganan stunting ke depan harus menyasar pada perbaikan sanitasi lingkungan pemukiman serta pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil.
Pemerintah desa setempat mengapresiasi masukan konstruktif dari jajaran fungsionaris keamanan dan ketertiban masyarakat selama proses penjaringan usulan pembangunan berlangsung. Seluruh draf usulan yang telah disepakati nantinya akan dibawa ke tingkat kecamatan untuk disinkronkan dengan program prioritas kabupaten.
"TNI melalui Koramil 14/Karanganom siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader maupun seluruh komponen masyarakat," ujarnya.
Aparat kewilayahan berharap alokasi dana desa pada tahun mendatang dapat lebih berpihak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat miskin melalui stimulasi pos gizi. Dengan peta penanganan yang terukur, target zero stunting di kawasan perbatasan Klaten optimistis dapat terealisasi dengan baik.
Sinergitas yang harmonis antara jajaran militer, polri, eksekutif desa, dan dinas kesehatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial wilayah. Pertemuan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama mengenai poin-poin krusial pembangunan sektor kesehatan masyarakat desa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....