5.000 Lulusan SMP di Solo dan Sukoharjo Tak Daftar SPMB Online

  • 09 Jul 2026 20:22 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah mencatat sekitar 5.000 lulusan SMP di Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo absen mendaftar SMA/SMK negeri melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Agung Wijayanto, membeberkan fenomena tersebut terlihat jelas dari perbandingan antara proyeksi 20.000 lebih jumlah kelulusan SMP dengan data riil pendaftar SPMB daring yang masuk.

"Dari sekitar 20.000 lebih lulusan SMP, ternyata yang mendaftar melalui web SPMB itu kan hanya 15.736 anak. Jadi ada sekitar 5.000 anak yang tidak daftar," ujar Agung, Kamis, 9 Juli 2026.

Pihaknya meyakini ribuan anak yang tidak menjajal jalur pendaftaran daring sekolah negeri tersebut bukan berarti putus sekolah, melainkan sudah mantap mendaftar ke sekolah swasta atau madrasah di bawah naungan Kemenag.

Agung menilai tren ini cukup menarik karena menunjukkan adanya perubahan perilaku dari para orang tua yang tidak lagi panik atau memaksakan diri berebut kursi sekolah negeri seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dari belasan ribu pendaftar yang membuat akun di portal, tercatat hanya 15.478 anak yang melakukan verifikasi berkas untuk memperebutkan total 14.524 kursi daya tampung di SMA maupun SMK negeri.

Dengan rasio tersebut, selisih antara pendaftar yang terverifikasi dengan ketersediaan kursi negeri sebetulnya terbilang cukup kecil.

"Jadi antara pendaftar dengan daya tampung itu selisihnya hanya 947 anak. Persentase keterserapannya mencapai 93,84 persen. Jadi yang tidak mendapatkan sekolah di negeri ini mestinya ya 947 anak itu," katanya. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....