Pelepasan Mahasiswa STAIMAS Perkuat Pengawasan Partisipatif Demokrasi Desa

  • 08 Jul 2026 21:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Bawaslu Kabupaten Wonogiri memanfaatkan momentum Apel Pelepasan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri untuk memperkuat pengawasan partisipatif hingga tingkat desa. Kegiatan yang digelar Selasa 7 Juli 2026 itu sekaligus menjadi ajang mengajak ratusan mahasiswa berperan aktif mengawal kualitas data pemilih.

Bawaslu Kabupaten Wonogiri diwakili Anggota Bawaslu Kabupaten Wonogiri, Slamet Mugiyono, didampingi jajaran staf. Dalam kegiatan tersebut, ratusan mahasiswa STAIMAS Wonogiri resmi diberangkatkan untuk melaksanakan pengabdian masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Wonogiri.

Dalam sambutannya, Slamet menilai mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi melalui pemikiran, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di desa juga dapat menjadi mitra Bawaslu dalam memperkuat pengawasan partisipatif.

Ia secara khusus mengajak peserta KPM untuk ikut mengawal pelaksanaan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) selama berada di lokasi pengabdian. Langkah tersebut dinilai penting agar daftar pemilih tetap akurat dan berkualitas sebagai dasar penyelenggaraan pemilu yang berintegritas.

"Mahasiswa adalah agen perubahan untuk mewujudkan demokrasi yang bersih dan bermartabat. Karena itu, saya mengajak seluruh peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat untuk ikut mengawal Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan di desa tempat mengabdi," ujarnya.

Slamet juga meminta mahasiswa segera melaporkan apabila menemukan warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih tetapi belum terdaftar, maupun adanya data pemilih yang perlu diperbaiki sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga pada masa non-tahapan. "Salah satunya melalui pengawasan terhadap Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan agar setiap warga negara yang memenuhi syarat memperoleh hak konstitusionalnya untuk memilih," ujarnya.

Melalui sinergi dengan STAIMAS Wonogiri, Bawaslu berharap mahasiswa mampu menjadi pelopor pengawasan partisipatif sekaligus penyambung informasi kepemiluan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi, penyelenggara pemilu, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung terwujudnya daftar pemilih yang akurat, mutakhir, dan berkualitas sebagai fondasi demokrasi yang bersih dan bermartabat. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....