UNS Lepas 2.914 Mahasiswa KKN di Empat Provinsi Pulau Jawa
- 07 Jul 2026 14:06 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta secara resmi memberangkatkan 2.914 mahasiswa untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Juli-Agustus 2026 di Gedung Auditorium kampus setempat, Selasa, 7 Juli 2026.
Rektor UNS, Hartono, memaparkan ribuan akademisi muda tersebut akan didampingi oleh 110 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan disebar secara terukur ke dalam 306 kelompok yang mencakup 28 kabupaten di empat wilayah provinsi di Pulau Jawa.
Secara rinci, alokasi penempatan mahasiswa difokuskan pada Provinsi Jawa Tengah sebanyak 218 kelompok, disusul Jawa Timur dengan 47 kelompok yang jangkauan terjauhnya hingga Banyuwangi, Daerah Istimewa Yogyakarta 32 kelompok, serta Jawa Barat sebanyak sembilan kelompok.
"Sehingga kita angkat tema-tema yang memang berdasarkan masalah di masyarakat. Harapannya tentu keberadaan mahasiswa memberikan dampak nyata terhadap kemandirian, kemajuan desa ataupun masyarakat sekitarnya," ujar Hartono.
Pada periode pengabdian kali ini, pihak kampus merancang konsep pendidikan yang berdampak langsung dengan menjalin kerja sama khusus bersama Perpustakaan Nasional, Pertamina, BPJS Ketenagakerjaan, serta mengalokasikan ratusan mahasiswa terbanyak untuk wilayah Kabupaten Sragen.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, mengapresiasi langkah sinergis perguruan tinggi, karena kehadiran tiga ratusan mahasiswa UNS tersebut dinilai akan sangat membantu akselerasi program-program krusial milik pemerintah daerah setempat.
Sigit memaparkan, para mahasiswa nantinya akan difokuskan pada klaster kecamatan tertentu untuk menekan berbagai persoalan yang membutuhkan penanganan khusus.
"Di Kabupaten Sragen sendiri ada program dandan omah, pengentasan stunting, dan pengurangan angka literasi. Kami mendapat dukungan untuk program itu bisa berjalan dengan baik dari mahasiswa KKN," kata Sigit.
Kolaborasi lintas sektoral dalam program KKN ini diharapkan mampu mengasah kemampuan non-teknis mahasiswa sekaligus mempercepat laju pembangunan di kawasan sasaran.
Sinergi ini juga menjadi pembuktian nyata peran kampus dalam menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat luas. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....