Sejumlah 35 SMP Negeri di Klaten Kekurangan Siswa Baru
- 05 Jul 2026 22:16 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Klaten yang berlangsung dari 29 Juni sampai 2 Juli 2026 dapat berjalan lancar. Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten dalam penerimaan murib baru tahun 2026 ini menyediakan 13.696 kursi yang terbagi 65 SMP Negeri.
Ketua Pokja Kurikulum Penilaian Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten Bintang Agastya mengatakan dari jumlah kuota yang disediakan tersebut hanya terisi 80,50 persen atau 12.258 kursi terisi. Sehingga masih ada 1.438 kursi yang belum terisi atau 10,50 persen .
“Sebanyak 89,50 persen atau 12.258 kursi terisi. Masih ada sisa 1.438 yang belum terisi atau sekitar 10,50 persen yang belum terisi,” kata Bintang Agustya, Sabtu 4 Juli 2026.
Dikatakan, dari jumlah kursi yang belum terpenuhi tersebut tersebar di 35 SMP Negeri. Sehingga upaya yang dilakukan dengan membuka pendaftaran melalui jalur offline yang pelaksanaannya diserahkan dimasing-masing satuan pendidikan atau sekolah.
“Untuk mekanisme sekolah yang belum terisi tersebut memang kita masih membuka jalur offline , jalur offline ini kita serahkan kepada masing-masing satuan pendidikan masih ada 35 sekolah yang kuotanya belum terpenuhi,” katanya.
Bintang menambahkan, dari 35 sekolah yang kekurangan siswa tersebut jumlahnya bervariasi ada yang puluhan tetapi ada pula yang lebih dari seratus kursi. Ia mencontohkan SMP Negeri tiga Gantiwarno 143 kursi kosong, SMPN 2 Karangdowo 101 kursi kosong, SMPN 1 Kebonarum 96 kursi, SMPN 2 Bayat 48 kursi dan SMPN 2 Juwiring 73 kursi kosong.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan kabupaten Klaten Guritno meminta masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas pemerintah dalam layanan pendidikan. Bagi belum mendapatkan sekolah jenjang SMP Negeri dapat mendaftarkan disejumlah sekolah yang belum terpenuhi.
“Kami menghimbau masyarakat dapat memanfaatkan semaksimal mungkin fasilitas Pemerintah dalam layanan pendidikan . Untuk yang masih belum mendapatkan sekolah level SMP dapat mendaftarkan ke sekolah yang kuotanya belum terpenuhi,” kata Guritno.
Pendaftaran sekolah tersebut dapat dilakukan sampai menjelang tahun ajaran baru 13 Juli 2026 di masing-masing sekolah. Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....