PDPB Triwulan II, Jumlah Pemilih Wonogiri Turun 2.344 Orang

  • 04 Jul 2026 21:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Jumlah pemilih di Kabupaten Wonogiri mengalami penurunan sebanyak 2.344 orang pada hasil Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026. Data tersebut ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri di Kantor KPU Wonogiri, Kamis 2 Juli 2026.

Dalam rapat pleno itu, KPU Kabupaten Wonogiri menetapkan jumlah pemilih sebanyak 848.019 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 420.887 pemilih laki-laki dan 427.132 pemilih perempuan.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha, mengatakan pemutakhiran data pemilih merupakan upaya untuk menjamin hak konstitusional masyarakat.

“PDPB ini merupakan bagian kecil dari upaya KPU untuk melindungi dan memfasilitasi hak warga negara dalam memilih dan dipilih,” ujarnya.

Selama periode April hingga Juni 2026, KPU mencatat terdapat 4.722 pemilih baru. Di sisi lain, sebanyak 7.066 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), baik karena meninggal dunia, pindah domisili, maupun perubahan status menjadi anggota TNI atau Polri. Selain itu, terdapat perbaikan data terhadap 4.094 pemilih.

Pemutakhiran data juga menyasar kelompok pemilih pemula melalui program PDPB Goes to School. Program tersebut dilakukan untuk memastikan generasi muda yang telah memenuhi syarat dapat terdata sejak dini menjelang Pemilu 2029.

Selain itu, KPU Wonogiri turut melakukan pembaruan data bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Wonogiri. Langkah itu dilakukan agar warga binaan yang masih menjalani masa pidana hingga tahun 2029 tetap tercatat dalam basis data pemilih sehingga hak pilih mereka tetap terlindungi.

Rapat pleno tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Bawaslu Kabupaten Wonogiri, perwakilan TNI dan Polri, Kodim 0728 Wonogiri, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), pimpinan partai politik tingkat kabupaten, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), perwakilan Lapas Wonogiri, serta Kejaksaan Negeri Wonogiri.

Melalui koordinasi lintas sektoral tersebut, KPU Kabupaten Wonogiri berharap data pemilih di daerah itu tetap akurat, mutakhir, dan komprehensif sebagai dasar penyusunan daftar pemilih pada pemilu maupun pemilihan serentak mendatang. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....