Sensus Ekonomi Wonogiri Baru Capai Tiga Puluh Persen Pendataan

  • 04 Jul 2026 20:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Wonogiri mencatat pelaksanaan Sensus Ekonomi di wilayahnya hingga pekan ketiga baru mencapai sekitar 30 persen dari total sasaran pendataan.

Kepala BPS Kabupaten Wonogiri, Rahmad Iswanto, mengatakan secara umum pelaksanaan sensus berjalan lancar dan kondusif. Sebanyak 1.384 petugas diterjunkan untuk melakukan pendataan secara door to door di sekitar 7.500 satuan lingkungan setempat (SLS) di seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri.

"Alhamdulillah sampai dengan minggu ketiga ini pelaksanaan sensus ekonomi Wonogiri berjalan dengan baik dan petugas masih tetap semangat melakukan pendataan dari rumah ke rumah," ujarnya kepada RRI, Jumat 3 Juli 2026.

Rahmad mengungkapkan, hingga saat ini tidak ada penolakan secara masif dari masyarakat. Jika terdapat satu atau dua penolakan, petugas di lapangan mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan penjelasan mengenai tujuan sensus.

"Di Wonogiri relatif tidak ada penolakan yang masif. Kalaupun ada satu dua penolakan, kita berikan penjelasan persuasif," katanya.

Meski demikian, BPS masih menghadapi tantangan karena sekitar 70 persen masyarakat lainnya masih harus didata. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dan memberikan jawaban yang jujur.

Rahmad juga menepis berbagai isu negatif yang beredar di media sosial mengenai sensus ekonomi. Menurutnya, kegiatan tersebut murni amanat undang-undang yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali dan tidak berkaitan dengan pajak maupun agenda pemerintah tertentu.

"Sensus ekonomi tidak ada kaitannya dengan pajak dan kerahasiaan data akan dijamin oleh BPS," ucapnya.

Ia menilai partisipasi masyarakat dalam sensus menjadi momentum penting agar pemerintah memperoleh gambaran riil kondisi di lapangan. Data yang akurat, menurutnya, akan membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat.

"Mari kita sama-sama menjadi warga negara yang baik," ujarnya. (Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....