Ketua DPC Gerindra Dukung Aspirasi Pembatasan Ruang Ekspresi LGBT di Solo

  • 02 Jul 2026 19:52 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surakarta mendukung aspirasi masyarakat yang menginginkan pembatasan ruang ekspresi LGBT dalam berbagai kegiatan publik. Hal itu disampaikan dalam audiensi bersama Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) di Ruang Badan Anggaran DPRD Kota Surakarta, Kamis 2 Juli 2026.

Dalam audiensi tersebut, DSKS menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penolakan terhadap praktik LGBT. Salah satu usulan yang disampaikan yakni membatasi ruang tampil bagi kelompok yang dinilai merepresentasikan LGBT dalam kegiatan pemerintah maupun kegiatan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta dari Fraksi Gerindra, Ardianto Kuswinarno, mengatakan pihaknya mengapresiasi aspirasi yang disampaikan masyarakat. Menurutnya, masukan tersebut akan dibawa ke pimpinan DPRD untuk dibahas lebih lanjut bersama Pemerintah Kota Surakarta.

"Kami sangat mengapresiasi teman-teman dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi Kota Solo. Aspirasi ini akan kami bawa kepada pimpinan, dan kami berharap ruang gerak mereka bisa dipersempit, termasuk pada kegiatan-kegiatan pemerintah maupun kegiatan masyarakat," kata Ardianto.

Ardianto menilai pembatasan ruang tampil tersebut bertujuan agar tidak muncul kesan adanya pembiaran terhadap aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah dapat mengawali langkah tersebut melalui pengaturan dalam berbagai kegiatan yang difasilitasi pemerintah.

Sementara itu, Humas Dewan Syariah Kota Surakarta, Hendro Sudarsono, mengatakan pihaknya berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah konkret untuk merespons keresahan masyarakat. Selain mendorong regulasi, DSKS juga meminta adanya pembatasan terhadap ruang ekspresi LGBT di ruang publik.

"Kami berharap DPRD dan Pemerintah Kota Surakarta melakukan upaya-upaya pencegahan serta pembatasan terhadap perilaku LGBT. Harapannya, kegiatan-kegiatan yang difasilitasi pemerintah maupun masyarakat tidak lagi menjadi ruang bagi representasi LGBT," ujar Hendro.

Menurut Hendro, aspirasi tersebut juga akan disampaikan kepada Pemerintah Kota Surakarta agar menjadi perhatian bersama. Ia berharap seluruh elemen dapat bersinergi dalam menjaga nilai-nilai yang berkembang di tengah masyarakat.

Audiensi berlangsung tertib dan diakhiri dengan penyerahan dokumen aspirasi kepada DPRD Kota Surakarta sebagai bahan pembahasan lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....