Modus Gendam Berkedok Sembako Murah, Warga Gilingan Jadi Korban
- 01 Jul 2026 12:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, mengingatkan masyarakat agar mewaspadai aksi dugaan penipuan bermodus gendam yang mencatut nama pemerintah kelurahan. Pelaku menawarkan paket beras dan minyak goreng murah kepada pedagang beras maupun pemilik toko kelontong dengan mengaku sebagai petugas kelurahan.
Lurah Gilingan, Galih Kusuma Atmaja, mengatakan, kasus tersebut merupakan kali kedua terjadi di wilayahnya dengan pola yang hampir sama. Hingga saat ini, sedikitnya dua warga dilaporkan menjadi korban. Selasa, 30 Juni 2026 pihak kelurahan memastikan tidak pernah menjual beras maupun minyak goreng bantuan kepada masyarakat.
Menurut Galih, pelaku menawarkan paket berisi 36 karung beras dan 14 dus minyak goreng yang disebut sebagai sisa bantuan pemerintah dengan harga Rp1,4 juta. Korban diminta membayar terlebih dahulu, lalu diarahkan mengambil barang di kantor kelurahan.
Galih Kusuma Atmaja, menjelaskan, setelah pembayaran dilakukan, korban baru mengetahui bahwa barang yang dijanjikan tidak pernah ada.
"Saya mendapat informasi dari Pak RT bahwa ada seseorang yang mengaku dari pihak kelurahan menawarkan penjualan beras sisa bantuan sebanyak 36 karung dan minyak goreng 14 dus. Karena harganya murah, korban kemudian percaya dan menyerahkan uang. Setelah itu korban diminta mengambil barang di kelurahan, padahal kami sama sekali tidak pernah menjual beras maupun minyak bantuan," ujar Galih.
Galih menegaskan, seluruh bantuan pemerintah telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima dan tidak pernah diperjualbelikan oleh pihak kelurahan. Ia menduga pelaku telah berkeliling di wilayah Gilingan sebelum melancarkan aksinya kepada warga.
Selain itu, Kelurahan Gilingan telah meminta seluruh ketua RT dan RW untuk mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap penawaran sembako murah yang mengatasnamakan pemerintah tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu.
Galih menambahkan, pihak kelurahan telah mendatangi korban untuk memastikan kejadian tersebut serta akan mendampingi proses pelaporan ke kepolisian. Kelurahan juga berencana melaporkan dugaan pencemaran nama baik karena pelaku mencatut nama instansi pemerintah untuk melancarkan aksi penipuannya.
"Saya sudah dua kali menyampaikan kepada para ketua RT dan RW agar mengingatkan masyarakat bahwa Kelurahan Gilingan tidak pernah menjual beras maupun sembako bantuan. Jadi kalau ada yang menawarkan beras atau minyak murah dengan mengatasnamakan kelurahan, itu dipastikan bukan dari kami," ujarnya. (Ryan Assyidiqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....