Sebanyak 170 Alumni PPG Ditempatkan di Sekolah Negeri Solo

  • 26 Jun 2026 18:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Pendidikan Kota Surakarta akan menempatkan sebanyak 170 alumni Pendidikan Profesi Guru (PPG) di sekolah negeri se-Kota Solo. Penempatan tersebut dilakukan melalui program magang guru pendamping pembelajar hasil kerja sama Pemerintah Kota Surakarta dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, mengatakan para peserta merupakan lulusan PPG Prajabatan yang telah memiliki sertifikat profesi guru. Namun, mereka belum memperoleh penugasan sebagai guru di sekolah.

“Guru-guru muda ini kompeten karena mereka sudah bersertifikat profesi, tapi memang secara pengalaman masih minim karena mereka belum mendapatkan penugasan,” katanya usai pengarahan di Kantor Dinas Pendidikan, Kamis 26 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sebanyak 170 peserta akan disebar ke 116 sekolah negeri di Kota Solo. Sekolah tersebut terdiri atas 4 taman kanak-kanak (TK) negeri, 92 sekolah dasar (SD) negeri, dan 20 sekolah menengah pertama (SMP) negeri.

Menurutnya, para alumni PPG akan ditempatkan sesuai kebutuhan masing-masing satuan pendidikan. Selama menjalani program magang, mereka akan mendampingi guru senior dalam proses pembelajaran di sekolah.

Program tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu solusi untuk menjaga kualitas layanan pendidikan di tengah berkurangnya jumlah tenaga pendidik. Pasalnya, jumlah guru yang memasuki masa purna tugas di Kota Solo terus meningkat setiap tahunnya.

“Sejak bulan Januari sampai dengan perhitungan kami di Desember 2026 besok ada sekitar 250 guru yang mencapai purna tugas,” ujarnya.

Ia mengatakan skema magang dipilih karena pemerintah daerah tidak diperbolehkan melakukan pengangkatan tenaga honorer baru. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di sekolah.

Program magang tersebut direncanakan berlangsung hingga Desember 2026. Selama mengikuti program, para peserta akan memperoleh tunjangan transportasi sebesar Rp75 ribu per hari kehadiran.

Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, meminta para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan mengajar. Menurutnya, pengalaman di sekolah akan menjadi bekal penting bagi para guru muda.

“Ini pengalaman pertama. Jangan sia-siakan, guru-guru muda yang hebat untuk Kota Solo,” kata Respati Ardi.

Ia berharap para alumni PPG dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan sekolah dan turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Solo. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....