BPBD Boyolali Siapkan 1,25 Juta Liter Air, Antisipasi Kekeringan Musim Kemarau

  • 25 Jun 2026 07:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Boyolali - Demi memenuhi kebutuhan air bersih saat musim kemarau tiba, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali sudah menyiapkan langkah-langkah strategis. Salah satunya menyiapkan air bersih untuk warga yang membutuhkan.

Ditemui setelah mengikuti apek kesiapsiagaan Karhutla di Bumi Perkemahan Indra Prastha, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali pada Rabu, 24 Juni 2026, Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya sudah menyiapkan 1,25 juta liter air untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Saat ini BPBD Kabupaten Boyolali telah menyiapkan, baik terkait dengan personel, logistik, kami sudah menyiapkan kurang lebih sekitar 1,25 juta liter air untuk antisipasi apabila memang masyarakat yang membutuhkan dropping air, kita siap untuk memenuhi kebutuhan air," kata Ari Wahyu Prabowo.

Dikatakan Ari Wahyu Prabowo juga bahwa pihaknya sangat siap dalam penanganan bencana kekeringan di wilayah-wilayah yang menjadi langganan kekurangan air. Meskipun begitu, dirinya tetap memberikan edukasi kepada masyarakat untuk bisa mempergunakan air sebijak mungkin.

BPBD Kabupaten Boyolali dalam mengantisipasi bencana juga sudah melakukan koordinasi lintas sektor untuk mengeluarkan darurat bencana atau kesiapsiagaan terkait kondisi musim kemarau.

Ditambahkan Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boyolali, Ari Wahyu Prabowo, dirinya berharap meskipun musim kemarau, namun masih ada hujan yang turun demi meminimalisir dampak kekeringan yang lebih besar. Sama dengan tahun sebelumnya, Ari juga mengatakan ada delapan Kecamatan yang menjadi perhatian serius dampak kemarau.

"Kita berharap masih ada curah hujan untuk meminimalisir risiko kekeringan. Seperti tahun sebelumnya, beberapa Kecamatan yang menjadi langganan bencana kekeringan ini wilayah Juwangi, Kemusu, Wonosegoro, Wonosamudro, Tamansari, Musuk, Cepogo dan Selo," katanya menambahkan.

BPBD Kabupaten Boyolali hingga kini sudah menerima permohonan dropping air yang sedang dalam proses tindak lanjut, salah satunya wilayah bagian atas atau berada di area lereng gunung Merbabu yang sedang melakukan perbaikan saluran pipa, sehingga membutuhkan dropping air. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....