Program Pasca Sarjana Univet Bantara Siap Wujudkan Kampus Unggul Kelas Dunia

  • 23 Jun 2026 19:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sukoharjo- Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo melantik dan mengambil sumpah Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd. sebagai Direktur Program Pascasarjana periode 2025-2030, Selasa 23 Juni2026.

Prosesi pelantikan dan sumpah jabatan yang digelar di Gedung A Pascasarjana Univet Bantara Dilakukan Ketua Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo Bambang Margono.

Pada kesempatan yang sama, yayasan juga menyampaikan pemberhentian dengan hormat kepada pejabat sementara Direktur Pascasarjana sebelumnya, Dr. Nurnaningsih, S.S., M.Hum., disertai apresiasi atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan roda organisasi Pascasarjana Univet Bantara.

Rektor Univet Bantara Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum, menegaskan bahwa pelantikan direktur baru bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk membawa Program Pascasarjana Univet Bantara menuju level yang lebih tinggi.

Menurutnya, sejumlah fakultas di Univet Bantara telah memiliki sumbe daya dosen bergelar doktor dan guru besar yang memadai untuk mendukung pembukaan program studi magister baru, khususnya di bidang pendidikan dan pertanian.

Dia juga mengungkapkan bahwa rencana pembukaan program doktor (S3) sebenarnya telah dipersiapkan. Namun, proses tersebut masih menunggu terpenuhinya persyaratan jumlah program studi magister yang dimiliki universitas.

"Ketika nanti ada tambahan program S2 baru, peluang membuka program doktor akan semakin terbuka karena sebagian besar persyaratan sudah terpenuhi," ujarnya.

Rektor Univet Bantara Prof Farida Nugrahani saat memberikan sambutan

Rektor menyebut Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia (MPBI) Univet Bantara memiliki daya saing tinggi di tengah ketatnya persaingan perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Bahkan sejak berdiri pada 2009, program tersebut telah meluluskan ribuan alumni dan terus mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Ya, kekuatan utama Pascasarjana Univet terletak pada kedekatan dengan alumni, pelayanan akademik, serta strategi jemput bola dalam menjaring mahasiswa baru,” katanya.

Mendatang menurut Prof Farida, Pascasarjana harus semakin inovatif, berdaya saing, dan menjadi pilihan utama masyarakat. Kualitas riset, publikasi ilmiah, hingga kolaborasi internasional harus terus ditingkatkan.

Dia juga mendorong peningkatan kualitas jurnal ilmiah Pascasarjana agar mampu naik peringkat dari SINTA 3 menuju SINTA 2 serta menghasilkan lebih banyak publikasi internasional bereputasi Scopus.

“Jelas kami harapan besar kepada Direktur Baru untuk mempercepat internasionalisasi Pascasarjana Univet,” tandasnya.

Menurutnya, selama ini mahasiswa asing baru terdapat di jenjang sarjana (S1), sementara program magister belum memiliki mahasiswa internasional.

"Kami berharap ke depan muncul lebih banyak jurnal internasional bereputasi dan mahasiswa asing yang kuliah di Pascasarjana Univet. Dengan latar belakang Direktur yang berasal dari bidang Bahasa Inggris, kami optimistis jejaring internasional dapat diperluas," ujarnya.

Dr. Veronika Unun Pratiwi, M.Pd. berfoto bersama suami.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana yang baru dilantik, Dr. Veronika Unun Pratiwi, menyatakan siap melanjutkan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus membawa Pascasarjana Univet menuju akreditasi unggul.

Menurut jumlah mahasiswa Pascasarjana Univet saat ini tergolong tinggi dibandingkan sejumlah perguruan tinggi lain. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk pengembangan institusi ke depan.

"Visi kami sejalan dengan visi rektor, yaitu membawa Program Pascasarjana menuju unggul, adaptif, inovatif, dan berorientasi internasional sehingga dapat mendukung terwujudnya Univet Bantara sebagai perguruan tinggi unggul," katanya.

Dia juga mengungkapkan bahwa mayoritas mahasiswa Pascasarjana saat ini berasal dari kalangan guru, kepala sekolah, dan lulusan sarjana yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

Bahkan, pada penerimaan mahasiswa terbaru terdapat peserta dari luar Jawa yakni Medan yang memilih melanjutkan studi di Univet Bantara. Mendatang pihaknya menargetkan jangkauan mahasiswa tidak hanya dari Solo Raya dan luar Jawa, tetapi juga dari luar negeri.

"Saat ini mahasiswa kami berasal dari Wonogiri, Pacitan, Sragen, Boyolali, dan sejumlah daerah lainnya. Ke depan kami ingin memperluas jangkauan hingga tingkat nasional dan internasional," ujarnya. (Edwi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....