Dalem Joyokusuman Ditargetkan Jadi Pusat Spirit of Java di Solo
- 23 Jun 2026 20:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Dalem Joyokusuman terus didorong menjadi pusat pengenalan budaya Jawa di Kota Surakarta. Melalui penyelenggaraan Sukaria Jawa Jawi 2026, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menampilkan kesenian, tetapi juga pengalaman budaya Jawa yang utuh bagi masyarakat dan wisatawan.
Kepala UPTD Museum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Bonita Rintyowati, mengatakan Dalem Joyokusuman diproyeksikan menjadi representasi dari slogan Solo sebagai The Spirit of Java. Karena itu, berbagai aktivitas budaya dan edukasi terus dikembangkan di kawasan tersebut.
“Saya ingin mewujudkan Dalem Joyokusuman ini menjadi pusat Solo The Spirit of Java. Kalau orang ke Solo ada logo itu, apa sih The Spirit of Java? Saya ingin ada di sini. Jadi di sini memang Jawa banget,” ujarnya, Selasa, 23 Juni 2026.
Menurut Bonita, konsep yang dihadirkan tidak hanya menampilkan pertunjukan seni, tetapi juga pengalaman langsung seperti belajar membuat jamu, boreh, membatik, mewiru, hingga mengenal tradisi dan filosofi Jawa. Ke depan, kawasan tersebut juga akan terus dikembangkan dengan berbagai program budaya yang berkelanjutan.
Ia menjelaskan setelah pelaksanaan Sukaria Jawa Jawi, program wisata budaya Solo Art and Cultural Trip (SALT) akan tetap berjalan secara rutin setiap bulan. Program tersebut dirancang dengan tema yang berbeda-beda agar wisatawan mendapatkan pengalaman baru setiap kunjungan.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta Respati Ardi menilai Dalem Joyokusuman memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan budaya sekaligus wellness di Kota Solo. Menurutnya, lokasi tersebut masih memiliki ruang yang luas untuk dikembangkan melalui kolaborasi dengan berbagai pelaku usaha dan komunitas.
“Dengan adanya kegiatan hari ini, kita mengeksplor kembali dan membuka peluang untuk pelaku usaha untuk bekerja sama dengan kami untuk mempromosikan nantinya tempat ini menjadi lebih baik lagi,” katanya.
Respati menegaskan pengembangan kawasan akan tetap mempertahankan nilai sejarah dan budaya yang dimiliki Dalem Joyokusuman. Pemerintah Kota Surakarta juga berkomitmen menjadikan kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi unggulan dalam mendukung visi Solo sebagai kota budaya dan wellness.
“Tanpa mengubah esensinya, di sini akan ada kegiatan-kegiatan yang Jawa Wellness. Apa itu Jawa Wellness? Silakan datang ke Solo,” ujarnya.
Melalui pengembangan tersebut, Dalem Joyokusuman diharapkan tidak hanya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan budaya, tetapi juga pusat pengalaman budaya Jawa yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....