Enam Paket Perbaikan Jalan Provinsi Digarap di Wonogiri Tahun Ini
- 22 Jun 2026 23:09 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan kerusakan jalan provinsi di Kabupaten Wonogiri dengan menyiapkan enam paket pekerjaan yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan menyusul turunnya tingkat kemantapan jalan secara signifikan di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyampaikan salah satu lokasi yakni ruas Ngadirojo-Giriwoyo yang mengalami kerusakan berupa aspal mengelupas, bergelombang, hingga berlubang.
Henggar mengatakan, dua ruas jalan dipastikan mendapat penanganan melalui alokasi anggaran Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Jawa Tengah tahun 2026.
“Jalan yang akan diperbaiki yaitu ruas jalan Ngadirojo-Giriwoyo sepanjang lebih kurang 1,65 kilometer dan ruas jalan Manyaran-Blimbing sepanjang lebih kurang 1 kilometer,” ujarnya, Senin 22 Juni 2026.
Ia menjelaskan, perbaikan ruas Ngadirojo-Giriwoyo akan menggunakan konstruksi beton dengan pagu anggaran sekitar Rp24,1 miliar. Sementara ruas Manyaran-Blimbing memperoleh alokasi sekitar Rp5,7 miliar.
Selain itu, ruas Ngadirojo-Biting sepanjang sekitar satu kilometer juga akan mendapatkan perbaikan minor atau rehabilitasi dengan anggaran Rp3,013 miliar.
Henggar menambahkan, di luar anggaran Perkada Jawa Tengah, masih ada tiga ruas jalan provinsi lainnya di Wonogiri yang akan diperbaiki melalui Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarta. Dengan demikian, total terdapat enam paket pekerjaan jalan provinsi di Kabupaten Wonogiri pada tahun ini.
Menurutnya, banyaknya paket pekerjaan dipicu turunnya tingkat kemantapan jalan provinsi di Wonogiri yang menjadi kewenangan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Surakarta.
“Semula mencapai 92% sekarang turun menjadi sekitar 69%. Untuk itu, perlu ada perhatian lebih mengingat ruas jalan tersebut cukup strategis bagi masyarakat di Wonogiri,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ruas Ngadirojo-Giriwoyo terakhir kali diperbaiki pada 2013 sehingga kini membutuhkan penanganan menyeluruh.
Sementara itu, Kepala DPU dan Taru Wonogiri, Prihadi Ariyanto, mengatakan kerusakan jalan provinsi dipengaruhi faktor cuaca, beban kendaraan, serta usia jalan yang sudah cukup lama.
“Tahun ini, target semuanya selesai pengerjaannya, sehingga nanti ruas jalan strategis ini kondisinya lebih baik,” katanya.
Selain jalan provinsi, Pemerintah Kabupaten Wonogiri juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp38,2 miliar untuk perbaikan dan rehabilitasi 12 ruas jalan kabupaten selama tahun 2026. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....