Gerindra Pertanyakan Baliho Ucapan Ultah Jokowi dari Pemkot Solo
- 22 Jun 2026 16:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menuai sorotan setelah memasang baliho ucapan selamat ulang tahun ke-65 untuk Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Baliho yang tersebar di tujuh titik strategis tersebut memanfaatkan aset reklame milik Diskominfo Solo, namun dinilai tebang pilih karena tidak melakukan hal serupa untuk tokoh bangsa lainnya.
Ketua DPC Partai Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno, mengaku cukup kecewa dengan kebijakan tersebut. Meski secara personal ia turut menyampaikan ucapan selamat dan doa terbaik untuk Joko Widodo, Ardianto mempertanyakan asas keadilan bagi tokoh nasional lain, seperti Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.
"Kenapa ketika Pak Prabowo kok tidak ada ucapan? Ini memang saya juga agak kecewa sedikit dengan apa yang diberikan kepada Pak Jokowi, kenapa Pak Prabowo tidak ada? Padahal beliau juga tokoh bangsa," ujar Ardianto saat dikonfirmasi, Senin, 22 Juni 2026.
Selain masalah keadilan bagi tokoh lain, Ardianto juga menyoroti penggunaan fasilitas negara dan indikasi pemakaian anggaran daerah (APBD). Menurutnya, langkah Pemkot Solo yang memilih menggunakan aset sendiri ketimbang reklame swasta untuk ucapan ulang tahun tokoh perlu dievaluasi.
"Mengenai penggunaan anggaran APBD yang di mana dilakukan oleh beliau ini perlu kita evaluasi dulu. Kenapa langkah yang diambil kenapa tidak ke reklame swasta. Nanti coba kita tanyakan secara pribadi," ucapnya menambahkan.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, membenarkan adanya pemasangan ucapan selamat ulang tahun tersebut di tujuh titik kota. Respati menegaskan bahwa langkah ini murni merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi atas jasa besar Joko Widodo terhadap perkembangan Kota Solo.
"Ini bentuk apresiasi kita. Pemerintah Kota Surakarta itu mengalami perubahan drastis di era beliau. Pembangunannya luar biasa," kata Respati.
Menurut Respati, apresiasi ini sangat layak diberikan mengingat rekam jejak sejarah Joko Widodo yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Surakarta ke-16 sebelum akhirnya terpilih menjadi Presiden ke-7 RI.
Saat disinggung mengenai pertanyaan masyarakat terkait absennya ucapan serupa untuk tokoh lain seperti Prabowo Subianto, Wali Kota Solo tidak memberikan jawaban mendetail dan memilih kembali menekankan kontribusi historis Joko Widodo bagi Kota Bengawan.
"Tentu ini apresiasi sekali dari Pemerintah Kota Surakarta terhadap beliau. Semoga beliau terus menginspirasi bagi kami semua yang bertugas saat ini," ujar Respati. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....