Edukasi Warga, ESI Karanganyar Boyong Playbox Pinggir Jalan ke E-Sport Kapolda Cup
- 21 Jun 2026 03:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pengurus Kabupaten Elektronik Esports Indonesia (ESI) Karanganyar mengusung konsep unik berupa wahana simulasi konsol terbuka guna mengedukasi masyarakat luas mengenai kultur olahraga elektronik. Di sela perhelatan Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di De Tjolomadoe, pihak pengurus mengintegrasikan ruang kompetisi dengan stasiun permainan gratis agar publik bisa berinteraksi langsung.
“Ini sebagai bentuk perkenalan kami karena Playbox baru musim di wilayah Jawa Timur, sedangkan di wilayah Jawa Tengah khususnya di Surakarta atau Solo Raya ini belum banyak. Nah, ini salah satu bentuk kami juga agar membudayakan kegiatan olahraga digital ini bisa langsung bertemu dengan masyarakat, bisa untuk masyarakat juga ikut bermain,” kata Ketua ESI Karanganyar Yanuar Faisal Muhammad saat diwawancarai RRI di De Tjolomadoe pada Sabtu, 20 Juni 2026.
Faisal menjelaskan model edukasi ini sengaja mengadopsi format hiburan rakyat melalui pengenalan perangkat yang dinamakan stan permainan mandiri jalanan. Pengunjung nonsportif dari berbagai kalangan dibebaskan untuk mencoba seluruh fasilitas permainan mutakhir tersebut secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya sewa selama pameran berlangsung.
“Yang menarik adalah Playbox pinggir jalan yang Karanganyar, kenapa diangkat dan dibawa di Kapolda Cup tentu karena membawa tema genre game yang sangat tepat karena semua yang ada di sini adalah gamers. Untuk event di Kapolda Cup ini gratis untuk memperkenalkan terhadap masyarakat Karanganyar, Solo Raya, dan Jawa Tengah,” ucapnya.
Melalui langkah taktis ini, persepsi masyarakat mengenai aktivitas bermain game diharapkan bisa bergeser ke arah yang lebih positif sebagai cabang olahraga digital resmi. Menurut Faisal, Pengenalan ekosistem secara kasual dan inklusif ini menjadi strategi krusial bagi organisasi untuk meruntuhkan stigma negatif sekaligus memperluas jangkauan pemasyarakatan olahraga berbasis prestasi.
“Tentu karena membawa tema genre game tentu sangat tepat, ini juga memperkenalkan terhadap masyarakat Karanganyar pada khususnya, masyarakat Solo Raya pada khususnya, dan masyarakat Jawa Tengah pada umumnya. Ini salah satu bentuk kami agar membudayakan kegiatan olahraga digital ini bisa langsung bertemu dengan masyarakat luas,” ujar Faisal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....