Aksi Demo di Kartasura, Ratusan Mahasiswa Tuntut Evaluasi MBG dan KDMP
- 18 Jun 2026 08:28 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta - Ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan di wilayah sukoharjo menggelar aksi demo di Bunderan Simpang Tiga Kartasura, Rabu 17 Juni 2026 sore.
Dalam aksi unjuk rasa tersebut, mereka menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat maupun daerah, serta memberi ultimatum selama 7x24 jam agar aspirasi mereka mendapat tanggapan.
Salah satu peserta aksi Azhar Ardiansyah Al Aziz dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengaku resah terhadap kebijakan pemerintah, yang dinilai belum tepat sasaran.
Apalagi berbagai aksi yang dilakukan selama ini belum membuahkan hasil.
"Ya, salah satu tuntutan utama yang disampaikan mahasiswa adalah evaluasi total terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nantinya, program yang merupakan proyek strategis nasional tersebut harus benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat dan dijalankan secara transparan," ujar dia.
Selain masalah tersebut mahasiswa juga menyoroti keberadaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kami menilai masih terdapat sejumlah koperasi yang belum beroperasi secara optimal akibat keterbatasan biaya. Mahasiswa juga menyinggung dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai memicu efek berantai terhadap kenaikan harga berbagai kebutuhan masyarakat," katanya.
Menurutnya, kenaikan BBM menimbulkan domino effect terhadap harga kebutuhan lain.
"Karena itu, kami meminta adanya transparansi dan evaluasi kebijakan agar kesejahteraan masyarakat lebih diperhatikan," ujar dia.
Azhar Ardiansyah Al Aziz juga menegaskan aksi yang dilakukan bukan merupakan kepentingan kelompok tertentu maupun ditunggangi pihak lain.
Pihaknya juga memberikan tenggat sepekan kepada pemerintah dan berharap DPRD Sukoharjo maupun bupati Sukoharjo dapat merespons tuntutan yang telah disampaikan secara tertulis.
Sementara Wakil Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, didampingi Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Pramono, mendatangi peserta aksi demo sekitar pukul 18.00 WIB.
Dia menyampaikan aspirasi para mahasiswa bakal disampaikan kepada pemerintah pusat.
Menurutnya, aspirasi para mahasiswa merupakan suara yang pasti didengar oleh pemerintah.
"Aspirasi mahasiswa bagian dari masukan dan bahan evaluasi agar program-program pemerintah bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....