Masa Pemulangan Jemaah Haji SOC Solo Selesaikan Gelombang Pertama
- 16 Jun 2026 23:36 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Masa pemulangan Jemaah Haji Gelombang I Embarkasi Solo resmi berakhir. Sebanyak 43 kloter telah tiba kembali di tanah air dengan total 15.397 jemaah.
Penutupan fase pertama pemulangan ditandai dengan kedatangan Kloter 43 SOC, yang mendarat di Bandara Adi Soemarmo pada pukul 15.53 WIB dan selanjutnya diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing pada pukul 18.25 WIB. Selasa, 16 Juni 2026.
Ketua PPIH Embarkasi Solo Fitriyanto, menyhebut, berakhirnya Gelombang I menjadi momentum penting dalam rangkaian operasional haji tahun 2026.
“Ya, selama proses pemulangan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo memastikan seluruh layanan berjalan secara terstruktur, mulai dari penyambutan di bandara, pemeriksaan kesehatan, pengelolaan bagasi, hingga pengantaran jemaah menuju daerah asal. Kesigapan dan ketepatan pelayanan menjadi fokus utama agar jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam kondisi aman dan nyaman,” ujar dia, Selasa 16 Juni 2026.
Menurutnya, keberhasilan pemulangan Gelombang I juga mencerminkan kuatnya koordinasi lintas sektor yang terlibat dalam operasional haji di Embarkasi Solo masa pemulangan ini.
“Kolaborasi antar bidang menjadi bagian penting dalam memastikan ribuan jemaah dapat melalui proses kepulangan tanpa hambatan berarti. Terlebih, sebagian jemaah yang tergolong lansia dan risiko tinggi (risti) tetap memperoleh pendampingan khusus guna menjaga kondisi kesehatan pasca perjalanan panjang dari Tanah Suci,” katanya.
Meski Gelombang I telah berakhir, menurut dia, tugas pelayanan belum selesai. Sebanyak 38 kloter dengan jumlah 13.642 Jemaah Haji akan tergabung dalam Gelombang II pemulangan yang dijadwalkan tiba secara bertahap melalui Embarkasi Solo.
“Seluruh personel tetap disiagakan untuk menjaga kualitas pelayanan agar berjalan konsisten hingga akhir masa operasional haji,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan pola perjalanan pada pemulangan Gelombang I dan Gelombang II. Pada Gelombang I, jemaah dipulangkan dari Arab Saudi melalui penerbangan yang berangkat dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah menuju Indonesia.
Sementara pada Gelombang II, sebelum kembali ke tanah air, jemaah terlebih dahulu bergerak dari Makkah menuju Madinah untuk melaksanakan rangkaian ibadah dan ziarah, kemudian diterbangkan ke Indonesia dari Madinah.
“Perbedaan pola perjalanan ini tentu mempengaruhi kondisi fisik jemaah saat tiba di tanah air. Pada Gelombang II, jemaah masih menjalani perpindahan perjalanan dari Makkah ke Madinah sebelum kepulangan, sehingga kami menyiapkan langkah antisipatif terutama pada aspek kesehatan, kenyamanan saat kedatangan, serta percepatan layanan bagi jemaah prioritas,” jelasnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....