SMA RUSHD Sragen Cetak Prestasi Gemilang Jalur SNBT
- 08 Jun 2026 15:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID – Surakarta - Keberhasilan memasuki perguruan tinggi negeri masih menjadi impian banyak siswa. Di tengah ketatnya persaingan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT tahun 2026, SMA Unggulan RUSHD Sragen justru mencatat capaian membanggakan.
Sebanyak 39 dari 41 siswa yang mengikuti SNBT berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama. Angka tersebut setara dengan 95 persen tingkat kelulusan.
Public Relation SMA Unggulan RUSHD Sragen, Zaky Jauhar Irfan, menjelaskan capaian tersebut merupakan hasil dari sistem pendidikan yang dirancang sejak awal masa belajar siswa. Pada angkatan pertama yang berjumlah 42 siswa, sekolah melakukan pemetaan minat, bakat, serta cita-cita setiap peserta didik sejak kelas 10.
Menurut Zaky, setiap siswa didorong mengenali tujuan masa depannya sejak dini. Sekolah kemudian melakukan asesmen kemampuan dan menyusun pendampingan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa selama tiga tahun masa pendidikan.

Selain menggunakan kurikulum Cambridge, sekolah juga mengintegrasikan materi SNBT ke dalam pembelajaran harian. Dengan demikian, siswa tidak hanya memperoleh bekal untuk melanjutkan studi ke luar negeri, tetapi juga siap bersaing dalam seleksi perguruan tinggi negeri di Indonesia.
“Pendekatan pembelajaran berbasis praktik turut menjadi salah satu keunggulan. Siswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga menerapkan ilmu secara langsung melalui berbagai eksperimen dan proyek, “ ungkap Zaky saat dialog interaktif di RRI Jumat 5 Juni 2026 .
| Baca juga: UMS Buka 5 Jalur Beasiswa Bagi Calon Maru |
Metode itu dinilai mampu meningkatkan pemahaman sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis.
Keberhasilan tersebut turut dirasakan para lulusan. Salah satunya Nada Safa Azizah yang diterima di Program Studi Psikologi Universitas Gadjah Mada. Ia mengaku proses pendampingan sejak awal sekolah membantunya menemukan minat dan menentukan pilihan studi yang sesuai dengan potensi diri.
Sementara itu, El Kayla Banani berhasil diterima di Institut Teknologi Bandung melalui jalur nasional, sekaligus memperoleh kesempatan melanjutkan studi Computer Science di University of New South Wales Australia.
“Budaya belajar yang disiplin serta pembelajaran berbasis praktik menjadi pengalaman berharga selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut,” ungkap El Kayla Banani.
Sebagai sekolah berasrama, SMA Unggulan RUSHD juga menekankan pembentukan karakter, kemandirian, kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, serta budaya diskusi yang terbuka antara guru dan siswa. Meski dituntut untuk berprestasi, para siswa tetap mendapatkan pendampingan melalui pembina asrama dan layanan konseling.
Keberhasilan angkatan pertama SMA Unggulan RUSHD Sragen ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang terarah, dukungan orang tua, serta komitmen siswa dalam mengejar cita-cita dapat menghasilkan prestasi akademik yang membanggakan. Sekolah berharap para lulusan tidak hanya sukses di perguruan tinggi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan bagi masyarakat di masa depan. (Lidia)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....