Ketua Satgas MBG Sukoharjo, Pengelola SPPG Tidak Boleh Main-Main Harus Patuhi SOP
- 05 Jun 2026 19:27 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sukoharjo - Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Sukoharjo Eko Sapto Purnomo memberi peringatan keras ke seluruh pengelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Semua SPPG harus mematuhi regulasi terutama juklak, dan juknis untuk menjamin keamanan dan kualitas layanan dalam program MBG.
Peringatan itu disampaikan Eko Sapto kepada wartawan saat peresmian SPPG Pabelan II di Kecamatan Kartasura, Jumat 05 Juni 2026.
“Target kita jelas, pelayanan harus semakin baik dan mendekati sempurna. Yang paling penting adalah mencapai zero risiko keracunan. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap SOP tidak boleh ditawar. Jangan main-main dan tidak boleh menyalahi prosedur. Kami tegaskan, jangan coba-coba untuk tidak patuh,” ujar Sapto yang juga Wakil Bupati Sukoharjo itu.
Dia menyebut SPPG Pabelan II yang merupakan SPPG unit ke-90 dari total 120 SPPG di Kabupaten Sukoharjo menjadi langkah strategis mempercepat cakupan MBG di Sukoharjo. Unit ini diharapkan jadi contoh penerapan standar Badan Gizi Nasional (BGN).
“Nantinya Pemkab Sukoharjo mendorong tiap SPPG melibatkan relawan dan tenaga kerja lokal. Kami berharap langkah itu diyakini dapat membuka lapangan kerja baru sekaligus menggerakkan ekonomi warga sekitar,” kata dia.
Lebih lanjut disampaikan Wabup, SPPG juga didorong menjadi pengungkit UMKM. Sesuai arahan Kepala BGN, setiap SPPG diharapkan menggandeng sedikitnya 15 UMKM sebagai mitra penyedia kebutuhan program.

“Harapannya, ada multi player efek dari perputaran ekonomi ini benar-benar dirasakan masyarakat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.
Untuk memastikan aturan tetap berjalan, menurutnya Pemkab Sukoharjo menginstruksikan satgas melakukan pendampingan intensif dan evaluasi serta pembaruan SOP akan terus dilakukan.
Sekretaris Yayasan Sarana Berkah Abadi, Chandra Manggih Rahayu, mengatakan peluncuran SPPG Pabelan II Kartasuro menandai dimulainya operasional yayasan dukung MBG, per hari Senin 08 Juni 2026.
“Sebagai tahap awal nanti SPPG Pabelan II melayani sebanyak 1.600 penerima manfaat. Penerima manfaat diberikan bertahap, mulai siswa sekolah, ibu hamil, hingga lansia sesuai tahapan program,” kata dia.
Menurut dia, seluruh petugas dan satgas wajib disiplin patuhi aturan dan tidak boleh main-main.
“Satgas harus bekerja dengan disiplin, mengikuti juknis dan SOP yang ada. Semua harus dijalankan dengan baik agar pelayanan berjalan maksimal,” tegasnya.
Operasional SPPG yang melibatkan 50-an tenaga yang juga melibatkan warga sekitar dilakukan agar serapan tenaga kerja lokal semakin optimal.
“Untuk operasional SPPG Pabelan II ini kami mendapatkan mandat dari Pemkab Sukoharjo agar memberdayakan warga sekitar dan hal itu sudah kami lakukan,” katanya.(Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....