Polresta Surakarta Pastikan Bhabinkamtibmas Siap Jadi Tracer TB Paru

  • 05 Jun 2026 13:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Polresta Surakarta melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) bagi 54 Bhabinkamtibmas. Kegiatan yang bekerja sama dengan Puskesmas Purwosari itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut pelatihan tracing Tuberkulosis (TB) Paru, Kamis, 4 Juni 2026.

Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit mengatakan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang akan bertugas sebagai tracer TB Paru berada dalam kondisi sehat. Menurutnya, kesiapan kesehatan personel menjadi faktor penting sebelum mereka terjun langsung ke masyarakat.

"Cek kesehatan dan TCM ini dilaksanakan sebelum para Bhabinkamtibmas menjalankan tugas sebagai tracer TB Paru di wilayah binaannya masing-masing. Dengan demikian, personel yang bertugas dapat dipastikan dalam kondisi sehat," ujarnya.

Selain pemeriksaan kesehatan, para Bhabinkamtibmas juga mendapat pembekalan ulang mengenai penyakit TB Paru dan tata cara pelaksanaan tracing di lapangan. Materi yang diberikan meliputi mekanisme penularan, langkah pencegahan, penggunaan masker, etika batuk, hingga pentingnya ventilasi rumah yang baik.

Kasi Dokkes Polresta Surakarta AKP Cahyono Agus menegaskan pelaksanaan tracing harus dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerahasiaan identitas pasien guna menghindari stigma maupun diskriminasi terhadap penderita TB.

"Para Bhabinkamtibmas diharapkan mampu melakukan pendataan serta pelacakan kontak erat secara akurat dan menjalin sinergi dengan tenaga kesehatan, kader kelurahan, serta pemerintah setempat dalam upaya penanggulangan TB," katanya.

Dari hasil pemeriksaan kesehatan dan TCM yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan tidak terindikasi menderita TB Paru. Dengan kondisi kesehatan yang baik dan bekal pengetahuan yang memadai, Bhabinkamtibmas diharapkan mampu mendukung deteksi dini, pendataan kontak erat, serta edukasi masyarakat dalam mendukung program eliminasi TB di Kota Surakarta. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....