Gandeng Polres, Baznas Karanganyar Latih 50 Calon Satpam Bersertifikat
- 03 Jun 2026 20:36 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kabupaten Karanganyar menggandeng aparat kepolisian untuk menggenjot program pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor jasa pengamanan bersertifikat resmi. Langkah strategis ini diwujudkan lewat pembukaan pelatihan dasar Satuan Pengamanan atau Satpam angkatan ketiga yang bertujuan untuk menyerap tenaga kerja lokal secara masif.
Kasat Binmas Polres Karanganyar, AKP Sugiyanto, mengungkapkan, kolaborasi lintas lembaga ini terbukti efektif dalam memangkas angka pengangguran di wilayah hukum Karanganyar. Berkaca pada kesuksesan pelaksanaan dua angkatan terdahulu, sertifikasi kompetensi yang dikantongi oleh para lulusan menjadi modal kuat untuk langsung diserap oleh dunia industri.
“Dua angkatan sebelumnya sebagian besar sudah langsung mendapatkan pekerjaan setelah mereka menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan Satpam ini. Para alumni tersebut memperoleh sertifikat kompetensi resmi yang menjadi bekal berharga untuk memasuki dunia kerja di bidang pengamanan,” kata AKP Sugiyanto, dalam pers rilis yang diterima RRI, Rabu 3 Juni 2026.
Sugiyanto mengungkapkan, antusiasme masyarakat yang sangat tinggi membuat kuota kepesertaan tahun ini terpaksa ditambah guna mengakomodasi lonjakan pendaftar. Selama masa karantina pendidikan, para peserta digembleng dengan kurikulum taktis kepolisian sesuai dengan regulasi pengamanan swakarsa yang berlaku di tanah air.
“Pelatihan untuk angkatan pertama dan kedua masing-masing sebelumnya hanya diikuti oleh 30 orang peserta saja. Namun, melihat tingginya minat dari masyarakat luas, jumlah peserta pada angkatan ketiga ini sengaja kami tingkatkan menjadi 50 orang," katanya.
"Selama sembilan hari ke depan, mereka akan menerima berbagai materi mulai dari bela diri dasar, teknik penjagaan, pembinaan kepribadian, hingga peningkatan kemampuan pelayanan yang mengacu pada Peraturan Kepolisian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa.”
Di sisi lain, Ketua BAZNAS Karanganyar, Khafindi menegaskan seluruh pendanaan program vokasi ini bersumber dari optimalisasi pengelolaan dana umat yang disalurkan secara produktif. Intervensi modal pelatihan gratis senilai jutaan rupiah per kepala diberikan sebagai stimulus nyata agar masyarakat tidak mampu dapat mandiri secara finansial.
“Program pelatihan Satpam ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen kami dalam pemberdayaan masyarakat yang sepenuhnya didanai dari pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Seluruh biaya pelatihan sekitar Rp3,5 juta per peserta ditanggung penuh oleh BAZNAS, sehingga manfaat dana zakat ini benar-benar bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh para peserta dan keluarganya,” ucap Ketua BAZNAS Karanganyar.
Khafindi menambahkan diversifikasi program pelatihan kerja akan terus diperluas ke berbagai sektor keahlian praktis lainnya sepanjang tahun ini. Melalui skema pelatihan terpadu ini, BAZNAS menargetkan lahirnya ekosistem wirausaha dan tenaga kerja terampil yang siap mengisi kebutuhan pasar kerja modern di Solo Raya.
“Selain pelatihan profesi Satpam, BAZNAS Karanganyar juga telah menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat lainnya yang tidak kalah produktif. Beberapa di antaranya meliputi pelatihan montir, usaha barbershop, digital marketing, hingga pelatihan usaha kopi untuk generasi muda,” katanya.
Adapun melalui jaringan kemitraan industri yang luas di kawasan industri Jaten dan sekitarnya, para lulusan angkatan ketiga ini dipastikan mendapat jalur prioritas untuk langsung ditempatkan di sejumlah pabrik besar. Komitmen penyerapan kerja ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam mengatrol roda perekonomian keluarga para mustahik di Karanganyar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....