Rayakan Hari Jadi Ke-179 Pemkab Boyolali Gelar Sejumlah Agenda

  • 02 Jun 2026 16:27 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta – Pemkab Boyolali menyiapkan rangkaian perayaan spektakuler untuk memperingati Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali tahun 2026.

Mengusung tema "Boyolali Bersolek, Merawat Tradisi dan Memoles Potensi", peringatan tahun ini akan diramaikan berbagai agenda budaya, seni, kuliner, olahraga hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Tak sekadar seremoni tahunan, Hari Jadi Boyolali kali ini menjadi momentum memperkuat identitas daerah sekaligus mengangkat potensi lokal yang selama ini menjadi kekuatan Kabupaten Boyolali.

Ketua Panitia Hari Jadi ke-179 Boyolali, Syawalludin, mengatakan tema yang diusung memiliki filosofi mendalam tentang arah pembangunan Boyolali ke depan.

"Boyolali bersolek bukan hanya mempercantik kota, tetapi juga memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Syawalludin dalam Podcast Merapi di Simpang Siaga Boyolali, Senin 01 Juni 2026 malam.

Menurutnya, Boyolali Bersolek menggambarkan semangat daerah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pembangunan.

Sementara Merawat Tradisi menjadi pengingat agar nilai gotong royong, toleransi, kerukunan dan kebersamaan tetap dijaga oleh seluruh masyarakat.

Sedangkan Memoles Potensi merupakan ajakan untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan Boyolali seperti peternakan, pertanian, UMKM, ekonomi kreatif dan pariwisata agar semakin mampu bersaing di masa depan.

Dalam perayaan tahun ini, Pemkab Boyolali kembali melanjutkan gerakan ramah lingkungan yang sempat menjadi perhatian publik pada tahun sebelumnya.

Bupati Boyolali mengimbau instansi pemerintah, perusahaan maupun lembaga yang ingin memberikan ucapan selamat Hari Jadi Boyolali agar mengganti karangan bunga dengan bibit pohon.

Bibit yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk penghijauan di sejumlah kawasan, termasuk bantaran sungai, jembatan dan lokasi yang membutuhkan tambahan ruang terbuka hijau.

"Kami berharap gerakan ini semakin memperkuat komitmen Boyolali terhadap pelestarian lingkungan hidup," kata Syawalludin.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Boyolali, Budi Prasetyaningsih, menjelaskan rangkaian acara akan dimulai pada Kamis, 4 Juni 2026 dengan kegiatan khataman di Pendopo Alit Rumah Dinas Bupati Boyolali.

Malam harinya akan digelar Kirab Obor dan Niti Tilas dari Rumah Dinas Bupati menuju Kali Gede yang diikuti 22 camat se-Kabupaten Boyolali. Kirab tersebut menjadi simbol semangat persatuan dan pembangunan Boyolali.

Selanjutnya pada Jumat, 5 Juni 2026, akan dilaksanakan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran yang dilanjutkan pembukaan Merbabu Art Festival (Merbabu AdvFest) 2026.

Puncak kemeriahan akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026 melalui Kirab Budaya dan Boyolali Night Carnival yang diprediksi menjadi magnet ribuan pengunjung.

Agenda lain yang tak kalah menarik adalah Festival Soto Nusantara yang akan digelar di kawasan Patung Susu Murni Boyolali.

Festival ini menghadirkan beragam kuliner soto khas Indonesia mulai dari Soto Boyolali, Soto Sokaraja, Soto Lamongan hingga berbagai varian soto dari daerah lainnya.

Sebanyak 500 porsi soto akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang hadir.

Selain itu, peringatan Hari Jadi Boyolali juga akan diisi berbagai kegiatan kesenian, hiburan rakyat, olahraga, donor darah, bakti sosial, panen raya, pembagian sembako hingga pengajian akbar pada 26 Juni 2026.

Salah satu agenda budaya yang paling ditunggu masyarakat adalah Merbabu Art Festival (Merbabu Art Fest) yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keenam.

Penggagas kegiatan, Harmoko, menjelaskan tema yang diangkat tahun ini adalah "Titi Jagat", yang bermakna ruang kesadaran untuk mengingatkan manusia. (Kisno/Rill)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....