Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkot Tekankan Persatuan
- 01 Jun 2026 13:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Balai Kota Surakarta, Senin 1 Juni 2026. Upacara tersebut diikuti jajaran TNI, Polri, ASN, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat.
Inspektur Upacara Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Arif Handoko Usman, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Ia mengatakan tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yakni "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".
Tema tersebut menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya penting untuk menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga relevan dalam mewujudkan perdamaian dunia. “Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia. Namun juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi,” katanya.
Ia menjelaskan Indonesia menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Menurutnya, Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global.
“Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk mengingat kembali semangat para pendiri bangsa. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kita diingatkan kembali para pendiri bangsa kita memiliki Pancasila sebagai makna yang paling penting,” kata Respati Ardi.
Ia menilai keberagaman yang dimiliki Indonesia justru menjadi kekuatan untuk memperkuat persatuan bangsa. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah berbagai perbedaan.
“Kita mewujudkan dalam rangka keharmonisan dan kerukunan. Dengan perbedaan justru akan menguatkan kita,” ujarnya.
Respati menambahkan Pemerintah Kota Surakarta akan terus mendorong penguatan nilai-nilai kebangsaan melalui berbagai program pendidikan dan pembinaan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga semangat persatuan sekaligus memperkuat karakter generasi muda. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....