Solo Targetkan Pertahankan Juara Umum, Astrid Lepas 38 Atlet Anggar ke Kendal
- 29 Mei 2026 22:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pemerintah Kota Surakarta secara resmi melepas kontingen anggar Kota Solo untuk berlaga dalam kejuaraan bergengsi tingkat regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sebanyak 38 atlet terbaik diberangkatkan guna mengikuti turnamen bertajuk Bahurekso Warrior Blade Fencing Championship 2026.
Prosesi pelepasan yang berlangsung penuh semangat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, pada Jumat, 29 Mei 2026. Turnamen itu sendiri dijadwalkan akan bergulir selama dua hari, yakni pada Sabtu dan Minggu, 30–31 Mei 2026, bertempat di Kendal Sport Center, Kabupaten Kendal.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyampaikan optimisme yang sangat besar terhadap potensi prestasi cabang olahraga (cabor) anggar Kota Solo. Astrid menilai olahraga ketangkasan pedang di Solo memiliki rekam jejak yang sangat potensial dan konsisten menyumbangkan medali.
"Mudah-mudahan nanti bisa pulang sebagai juara umum membawa banyak medali, karena ketika latihan kemarin pun saya melihat memang sudah banyak sekali atlet-atlet yang bergelar juara. Bahkan sampai ke PON ya, tingkat nasional lahir dari sini. Jadi harapan terbaik untuk semua atlet yang hadir," ujar Astrid Widayani memotivasi jajaran kontingen.
Astrid juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperhatikan, mengawal, dan memberikan dukungan penuh terhadap cabor-cabor berprestasi. Di sisi lain, ia turut mengapresiasi peran Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang selama ini ikut andil menyediakan fasilitas ruang latihan bagi para atlet.
Sementara itu, Pelatih Anggar Surakarta, Hendra Faragelah, memerinci bahwa 38 atlet yang diberangkatkan ini mencakup berbagai kelompok umur, mulai dari U-10, U-12, U-14, U-17, hingga U-20. Turnamen besutan Pengprov IKASI Jawa Tengah ini sengaja dimanfaatkan sebagai panggung penting untuk proses regenerasi atlet di Kota Solo.
Hendra menjelaskan, untuk kejuaraan regional kali ini, tim pelatih sengaja menurunkan para atlet dari lapis kedua dan ketiga guna menguji jam terbang mereka di kategori floret, dege, maupun sabel. Sementara untuk atlet lapis pertama, saat ini difokuskan dan disimpan untuk persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.
"Harapan kita ya mohon doanya, kita biasanya di nasional itu selalu berada di tiga besar, tapi kalau di Jawa Tengah DIY ini insyaallah kita bisa mempertahankan juara umum karena tahun lalu kita juara umum. Target saya minimal ya 12 emas dibawa sama kontingen," tegas Hendra Faragelah terkait target juara.
Meskipun yang diterjunkan adalah lapis kedua dan ketiga, Hendra meyakinkan publik bahwa kualitas performa anak asuhnya tetap berimbang dan kompetitif di arena laga. Kehadiran jajaran pimpinan daerah untuk melepas langsung dinilai menjadi suntikan moral yang luar biasa bagi para atlet untuk tampil habis-habisan di Kendal. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....