Iduladha 1447 H, DPC PDIP Karanganyar Sembelih Tujuh Sapi
- 28 Mei 2026 12:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar menggelar aksi sosial penyembelihan hewan kurban dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di kantor sekretariat DPC PDIP Karanganyar. Jumlah hewan kurban yang disembelih pada tahun ini mengalami lonjakan drastis hingga lebih dari seratus persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Ketua DPC PDIP Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan pada momentum hari raya kali ini pihaknya menyembelih sebanyak tujuh ekor sapi. Ia merinci, hewan kurban tersebut berasal dari gotong royong tokoh nasional hingga kader internal di tingkat daerah.
“Hari ini ada tujuh sapi. Satu ada dari Mbak Puan Mahrani, kemudian Mbak Pinka, Pak Dolfi, kemudian saya dan Pak Manto, sisanya dari korban teman-teman DPC dan Fraksi PDI Perjuangan Karanganyar,” kata Rober Christanto kepada wartawan disela acara, Kamis 28 Mei 2026.
Orang nomer satu di Karanganyar tersebut menegaskan, agenda ini bukan sekadar rutinitas pembagian paket daging kepada warga yang membutuhkan semata. Lebih dari itu, aksi ini menjadi simbol gotong royong dan penebalan semangat berbagi di seluruh wilayah Bumi Intanpari.
“Ini bentuk kepedulian bukan hanya pembagian dagingnya saja tetapi inilah kebersamaan, yang kemarin di tahun kemarin cuma tiga tapi dengan hari ini semangat untuk berkurban, untuk berbagi di wilayah Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.
Rober memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran pengurus struktural dan anggota legislatif yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam ibadah kurban kali ini. Dirinya berharap tren positif peningkatan jumlah hewan kurban ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
“Kami mengajak seluruh fraksi DPC untuk bareng-bareng berkurban, alhamdulillah peningkatannya seratus persen lebih. Ya, mungkin untuk tahun depan mungkin bisa bertambah kembali,” lanjut Ketua DPC PDIP Karanganyar tersebut.
Politisi berlambang banteng moncong putih itu juga mengajak seluruh kader untuk merefleksikan esensi spiritual dari keteladanan yang diwariskan oleh Nabi Ibrahim. Ibadah kurban dinilai sebagai media pengingat agar setiap manusia mampu menekan ego pribadi maupun kepentingan jabatan demi kemaslahatan masyarakat.
“Ini momen berbagi, momen kita memberikan, mendapatkan pelajaran dari Nabi Ibrahim kemudian ditunjukkan ke Ismail. Ismailnya adalah ya inilah jabatan apapun kepentingan ini harus dilepaskan,” ucap Rober.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....