Geliat Kombel SMART SMPN 1 Manisrenggo Klaten Dongkrak Mutu Pendidik

  • 26 Mei 2026 21:37 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Dongkrak mutu pendidik
  • SMPN 1 Manisrenggo Klaten

RRI.CO.ID, SURAKARTA- Arus disrupsi di dunia pendidikan memaksa para guru untuk menanggalkan cara-cara lama. Kini, peran guru tidak lagi sebatas menuntaskan penyampaian materi di papan tulis, melainkan dituntut kreatif memformulasikan pembelajaran berbasis digital yang memikat dan relevan dengan kebutuhan murid. Menjawab tantangan besar ini, para guru di SMP Negeri 1 Manisrenggo Klaten bergerak taktis lewat optimalisasi Komunitas Belajar (Kombel) SMART (Satu Manisrenggo Rajin dan Terampil).

Sebagai langkah nyata memperluas cakrawala pedagogis, Kombel SMART memboyong puluhan anggotanya untuk menggelar Studi Inspiratif di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Karanganyar, pada Sabtu 23 Mei 2026 . Di sana, mereka mengikuti Sesi Ruang Berbagi Ilmu dan Solusi Lewat Organisasi, juga program Kupas Tuntas Deep Learning. Agenda utama dalam kunjungan kerja tersebut adalah membedah implementasi deep learning atau pembelajaran bermakna di lingkungan sekolah. Tidak sekadar dijejali teori, para guru juga ditantang untuk merancang sebuah ekosistem belajar yang mendalam, bermakna, dan sepenuhnya berpihak pada murid.

Ketua Kombel SMART, Eni Kurniasari, mengungkapkan bahwa rumitnya problem pendidikan era sekarang mustahil diselesaikan jika guru-guru memilih berjalan sendiri-sendiri. Wadah SMART ini sengaja diciptakan sebagai ruang aman bagi guru untuk saling menguatkan dan berbagi praktik baik.

“ Melalui program Serabi Solo di BBGP Jateng, para guru menyerap strategi segar terkait deep learning yang nantinya bisa langsung diadaptasikan di ruang kelas kami masing-masing,” kata Eni di sela-sela kegiatan.

Kombel SMART juga mencoba melakukan trik mengajar dengan mengikis kesan kaku, menumbuhkan kolaborasi sebelum melebarkan sayap ke luar daerah. Kombel SMART sendiri sudah menjadi motor penggerak internal di sekolah melalui diskusi terjadwal, pelatihan media instruksional, hingga ruang refleksi bersama. Hasilnya pun mulai kelihatan yakni para guru yang semula gamang menggunakan teknologi kini mulai berani bereksperimen dengan media digital. Transformasi kultur kerja ini mendapat kawalan penuh dari pucuk pimpinan sekolah.

Kepala SMPN 1 Manisrenggo Klaten , Ana Dwiasih, menegaskan bahwa investasi terbaik sekolah adalah pada peningkatan kapasitas SDM. Kunci utama dari transformasi sekolah ada pada kemauan para gurunya untuk terus membuka diri terhadap perubahan.

“ Selaku Kepala Sekolah, saya siap memfasilitasi dan mendukung penuh setiap ruang berkembang seperti ini,” ujarnya penuh semangat .

Ana menambahkan, pihaknya juga ingin membuktikan bahwa peningkatan mutu di SMPN 1 Manisrenggo lahir dari budaya belajar bersama yang organik, bukan sekadar formalitas. Melalui konsistensi dan kolaborasi, SMP Negeri 1 Manisrenggo Klaten mengirimkan pesan kuat bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama-sama mampu menjadi motor utama penggerak reformasi pendidikan. (Evylia Ratna Arjanti /ita )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....