KPU Wonogiri Tanamkan Budaya Kerja Berbasis Nilai Jawa

  • 23 Mei 2026 20:12 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri resmi meluncurkan budaya kerja HANDARBENI sebagai upaya memperkuat karakter organisasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam rilisnya, Jumat 22 Mei 2026, peluncuran budaya kerja tersebut berlangsung dengan nuansa adat Jawa yang kental. Seluruh pimpinan dan pegawai mengenakan pakaian adat Jawa sebagai simbol penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus penegasan pentingnya etika dan rasa memiliki terhadap lembaga.

Ketua KPU Kabupaten Wonogiri, Satya Graha mengatakan budaya kerja HANDARBENI menjadi langkah penting dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.

“Peluncuran budaya kerja HANDARBENI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi tonggak penting dalam sejarah perkembangan KPU Kabupaten Wonogiri,” ujarnya.

Menurutnya, budaya kerja tersebut terinspirasi dari ajaran Tridarma Pangeran Sambernyawa yang menekankan introspeksi diri, rasa memiliki, dan tanggung jawab menjaga lembaga.

Prosesi peluncuran dilakukan secara simbolis melalui penyusunan puzzle HANDARBENI. Puzzle dipasang secara berantai mulai dari staf, kepala subbagian, Pelaksana Tugas Sekretaris, anggota KPU, hingga potongan terakhir dipasang Ketua KPU Kabupaten Wonogiri sebagai simbol kolaborasi seluruh unsur organisasi.

Usai peluncuran, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Kabupaten Wonogiri, Irawan Ary Wibowo memaparkan filosofi dan arah implementasi budaya kerja tersebut.

“Budaya kerja ini dibangun bukan hanya untuk memperkuat disiplin dan kinerja, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap lembaga,” katanya.

Ia menilai, ketika rasa memiliki tumbuh, pegawai akan terdorong menjaga nama baik lembaga dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Peluncuran budaya kerja HANDARBENI juga menjadi penegasan bahwa nilai budaya lokal dapat diadaptasi menjadi fondasi tata kelola organisasi modern yang harmonis, produktif, dan adaptif menghadapi tantangan kelembagaan di masa mendatang. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....