Hadiri Musda I APPSI, Bupati Boyolali Pesan untuk Berinovasi

  • 23 Mei 2026 17:01 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Boyolali – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Boyolali menggelar Musyawarah Daerah (Musda) I yang diikuti oleh paguyuban pedagang pasar dan Kepala UPT Pasar se-Kabupaten Boyolali.

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Boyolali Agus Irawan tersebut dilaksanakan di Rumah Makan Bu Yoso, Mojosongo, Kamis 21 Mei 2026.

Turut mendampingi Bupati Agus, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Boyolali Purnawan Raharjo.

Dalam acara Musda ini, sekaligus dilaksanakan penyerahan SK dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI Don Muzakir kepada Danang Tri Sasongko selaku Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Boyolali terpilih. Acara dilanjutkan dengan penyerahan Pataka dari Bupati Agus kepada Danang.

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI Provinsi Jawa Tengah, Suwanto berpesan kepada Danang, untuk mengelola organisasi dengan prinsip 7S yakni Structure, System, Style, SDM, Skill, Strategy, Self Value.

“Tugas sampean jangan sampai pedagang sengsara, jadi harus sejahtera, Mas Danang harus ingat itu.” pesan Suwanto.

Pada kesempatan itu, Bupati Agus menyampaikan beberapa informasi penting kepada paguyuban pedagang pasar. Salah satunya adalah memastikan Pasar Ampel tidak akan dipindah. Kemudian memberikan penjelasan tentang pembangunan Pasar Karanggede yang tertunda karena situasi ekonomi global.

Orang nomor satu di Kota Susu itu berpesan kepada seluruh Kepala UPT pasar agar mau melayani para pedagang dan berinovasi seiring dengan kemajuan jaman saat ini. Hal ini dilakukan agar pasar tetap menjadi pusat perekonomian warga.

“Harus berinovasi supaya pasar selalu ramai, karena perkembangan jaman semakin maju, teknologi semakin maju, mau nggak mau kita juga harus berinovasi.” pesan Bupati Agus.

Pihaknya juga memastikan, mulai era kepemimpinannya saat ini, setiap pembangunan pasar tradisional akan dimusyawarahkan dulu bersama para pedagang agar kedepannya tidak menjadi masalah. Pada beberapa pasar, jika pedagang tidak mau dipindah maka akan dilakukan renovasi untuk pasar tersebut.

“Saya pastikan pembangunan sekarang harus berbasis kepentingan warga, berbasis kemanfaatan warga.” ungkap Bupati Agus. (Kisno/Rill)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....