Pemkot Surakarta Raih ADIPATI Award di Adikarya Fest 2026
- 23 Mei 2026 17:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta meraih penghargaan ADIPATI Award kategori Pemerintah Daerah Digitalisasi Transaksi Pemerintah dan ADIPATI 1 dalam Kick-Off Adikarya Fest 2026 di Solo Square, Sabtu, 23 Mei 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah dan pengembangan ekosistem ekonomi digital.
Kegiatan yang digelar Bank Indonesia Solo itu dihadiri Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Otoritas Jasa Keuangan, Forkopimda, pemerintah daerah Soloraya, perbankan, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, mengatakan Adikarya Fest 2026 menjadi transformasi pengembangan ekonomi dan keuangan daerah melalui tiga program utama, yakni ADIPATI, SERDADI, dan KENDUREN.
“Tahun ini Adikarya Fest mengusung tema ‘Tandang Digital, Karya Budaya, dan Daulat Rupiah’ yang mencerminkan semangat membangun masyarakat yang adaptif terhadap transformasi digital, tetap menjunjung tinggi budaya bangsa, serta mencintai dan memahami rupiah sebagai simbol kedaulatan negara,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, penyedia jasa pembayaran, komunitas, akademisi, media, hingga masyarakat dalam mendukung akselerasi digitalisasi ekonomi dan penguatan literasi rupiah.
Melalui program ADIPATI, Bank Indonesia mendorong perluasan transaksi non tunai berbasis QRIS dan penguatan literasi ekonomi digital. Sementara program SERDADI difokuskan pada edukasi cinta, bangga, dan paham rupiah melalui pendekatan kreatif dan kolaboratif.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani mengapresiasi kolaborasi Bank Indonesia bersama Pemerintah Kota Surakarta dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah dan digitalisasi transaksi masyarakat.
“Kami memandang kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi yang sangat bermakna antara otoritas moneter dan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah, penguatan UMKM, penguatan digitalisasi transaksi, serta peningkatan literasi masyarakat terhadap sistem pembayaran digital,” ujar Astrid.
Astrid menyebut transaksi QRIS di Surakarta terus meningkat signifikan. Pada 2026 tercatat sebanyak 25,1 juta transaksi QRIS atau meningkat 133,8 persen dengan kontribusi Surakarta mencapai 41,3 persen dari total transaksi di Soloraya.
Selain itu, jumlah merchant QRIS di Soloraya telah mencapai lebih dari 640 ribu merchant dengan hampir 500 ribu merchant berada di Kota Solo. Pemerintah Kota Surakarta juga terus memperkuat ekosistem digital melalui penggunaan QRIS pada layanan parkir dan restoran.
Rangkaian Adikarya Fest 2026 berlangsung pada 23–24 Mei 2026 dengan menghadirkan pameran UMKM, edukasi Museum Bank Indonesia, exhibition area, hingga berbagai kompetisi seperti Duta Rupiah, Cerdas Cermat, Modern Dance, dan Content Creator. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....