Penyuluhan Perlindungan Anak Diwarnai Edukasi Bahaya Kejahatan Digital
- 23 Mei 2026 13:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Wonogiri - Penyuluhan perlindungan perempuan dan anak digelar di Aula SD Negeri 1 Bero, Kecamatan Manyaran, Kabupaten Wonogiri. Dalam rilisnya, Jumat 22 Mei 2026, kegiatan tersebut menyoroti ancaman modern terhadap anak, mulai dari kekerasan hingga penipuan digital.
Kegiatan diikuti unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, tenaga kesehatan, pemerintah desa, guru, wali murid, hingga siswa kelas IV sampai VI SD Negeri 1 Bero. Penyuluhan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan perempuan dan anak di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Camat Manyaran Toto Tri Mulyarto bersama Kepala Desa Bero Roh Edy Wibowo turut memberikan arahan kepada peserta. Roh Edy Wibowo mengingatkan pentingnya kepedulian lingkungan dalam menjaga keamanan perempuan dan anak.
“Perlindungan perempuan dan anak membutuhkan perhatian bersama dari lingkungan sekitar,” ujarnya.
Dalam kegiatan itu, Kasikum Polres Wonogiri Sri Mulyani memberikan materi terkait pencegahan kekerasan seksual, KDRT, hingga ancaman digital seperti pinjaman online ilegal dan penipuan daring. Ia juga mengingatkan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak sesuai aturan UU ITE.
Sementara itu, Staf Promosi Kesehatan UPTP Puskesmas Manyaran Arum Mustika Sari membekali siswa mengenai masa pubertas remaja agar lebih siap menghadapi perubahan fisik dan psikologis.
Pendamping Lokal Desa Sarjino menambahkan, pemerintah desa memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan aman bagi perempuan dan anak.
“Peran desa sangat dibutuhkan untuk mendukung perlindungan perempuan dan anak,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah desa, dan aparat kepolisian diharapkan semakin kuat demi menciptakan lingkungan tumbuh kembang yang aman dan sehat bagi anak-anak di Desa Bero. (Ril/Ase)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....