Pemkot Solo Tindaklanjuti Laporan Coffee Shop Diduga Jadi Tempat Nongkrong LGBT

  • 26 Mei 2026 21:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta menindaklanjuti laporan di media sosial terkait dugaan sebuah coffee shop di Kota Solo yang menjadi tempat nongkrong kelompok LGBT. Pemerintah bersama Satpol PP akan melakukan pengecekan lapangan terkait informasi yang beredar tersebut.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan laporan yang beredar akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah kota. Menurutnya, persoalan tersebut juga berkaitan dengan aspek kesusilaan di ruang publik.

“Nanti kita cek ya. Karena itu juga bagian dari kesusilaan,” kata Respati, Jumat 22 Mei 2026.

Respati menegaskan pemerintah akan melakukan intervensi apabila ditemukan aktivitas yang dinilai melanggar norma dan ketertiban umum. Namun langkah penanganan akan dilakukan setelah proses pengecekan di lapangan.

“Kita cek langsung nanti kita intervensi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Surakarta, Didik Anggono, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait laporan tersebut. Satpol PP akan melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi di lapangan.

“Kita selidiki dulu apakah benar,” kata Didik Anggono.

Menurut Didik, Satpol PP akan berkoordinasi dengan pihak terkait apabila ditemukan pelanggaran dalam aktivitas di lokasi tersebut. Pemerintah juga memastikan penanganan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti akan kita gandeng para pihak, mungkin kepolisian atau pegiat-pegiat yang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan pengecekan lapangan dapat dilakukan dalam waktu dekat setelah laporan diterima. Laporan terkait dugaan coffee shop menjadi tempat nongkrong LGBT sebelumnya ramai dibicarakan di media sosial. (Reza)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....