Dinkes Surakarta Waspadai Kehamilan Risiko Tinggi

  • 20 Mei 2026 19:36 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Kesehatan Kota Surakarta menyoroti masih tingginya risiko kehamilan akibat penyakit penyerta dan faktor usia ibu hamil di Kota Solo. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam peluncuran Gerakan Pendampingan Ibu Hamil (GAMPIL) di Gedung Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Rabu 20 Mei 2026.

Ditemui usai peluncuran, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, dr. Retno Erawati Wulandari, mengatakan kasus kehamilan berisiko tinggi di Kota Solo saat ini mayoritas dipengaruhi penyakit penyerta seperti tekanan darah tinggi. Selain itu, kehamilan pada usia terlalu muda maupun terlalu tua juga masih ditemukan di masyarakat.

“Karena ada penyakit penyerta seperti tensinya tinggi. Juga sekarang sudah mulai ada kehamilan yang terlalu muda, ini juga terlalu tua,” katanya.

Menurut Retno, pendampingan sejak awal masa kehamilan penting dilakukan agar ibu dapat menjalani proses persalinan dengan aman dan selamat. Karena itu, Pemerintah Kota Surakarta melibatkan Posyandu dan kader kesehatan untuk memperkuat deteksi dini risiko kehamilan.

“Ini harus kita dampingi sejak awal supaya mereka bisa melahirkan dengan aman dan selamat,” ujarnya.

Ia menilai masyarakat saat ini mulai memahami pentingnya pengaturan kehamilan demi meningkatkan kualitas hidup keluarga. Edukasi kesehatan reproduksi dan keluarga berencana juga terus dilakukan oleh pemerintah melalui fasilitas kesehatan dan Posyandu.

Program GAMPIL diharapkan menjadi salah satu langkah memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kota Surakarta, khususnya dalam menekan risiko kehamilan dan angka kematian ibu melahirkan. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....