SMA Negeri 1 Kemalang Perluas Akses Pendidikan Lereng Merapi

  • 21 Mei 2026 18:30 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID – Surakarta : Pembangunan SMA Negeri 1 Kemalang di lereng Merapi, Klaten, diproyeksikan berlangsung hingga tahun 2027. Pada tahap kedua nanti, pemerintah akan kembali menambah enam ruang kelas baru agar daya tampung siswa semakin meningkat

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Boyolali, Basikun mengatakan, pembangunan SMA Negeri 1 Kemalang dilakukan secara bertahap melalui konsep sekolah bertumbuh. Pada tahap pertama, sekolah telah memiliki tiga ruang kelas, satu laboratorium, ruang kantor, ruang tata usaha, serta layanan dasar penunjang pembelajaran. Gedung utama bahkan sudah dilengkapi jaringan listrik dan akses air bersih yang saat ini masih terus disempurnakan.

“Karena ini kan tahun pertama pembangunan induk itu ruang kelasnya baru tiga, laboratorium satu, di sisi selebihnya ruang kantor. Tapi tahap dua nanti semuanya kan untuk ruang kantor, sama dengan yang tahun lalu insyaallah bisa bisa enam ruang kelas yang dibangun,” ungkap Basikun dalam acara Dialog pagi di RRI Rabu 20 Mei 2026.

Dikatakan Basikun setiap tahun terdapat sekitar 450 lulusan SMP di Kecamatan Kemalang yang membutuhkan akses pendidikan menengah atas lebih dekat dari tempat tinggal mereka.

Tak hanya fokus pada gedung sekolah, Dinas Pendidikan juga mulai menyiapkan kebutuhan tenaga pengajar. Basikun menjelaskan, guru-guru akan diakomodasi dari sekolah terdekat maupun tenaga pendidik yang berdomisili di sekitar Kemalang. Selain kepala sekolah pelaksana tugas atau PLT, tenaga tata usaha dan guru mata pelajaran juga dipersiapkan agar proses pembelajaran tahun ajaran baru dapat berjalan optimal.

Menurut Basikun, sekolah baru justru memiliki peluang besar untuk tumbuh menjadi sekolah unggulan karena seluruh unsur pendidikan dapat dibangun sejak awal dengan visi yang sama. Pemerintah berharap seluruh guru yang nantinya mengajar memiliki komitmen kuat menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak lereng Merapi agar mampu bersaing dengan sekolah di perkotaan.

Sementara itu, Menurut Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Kemalang, Suprat, keberadaan sekolah baru ini sangat membantu warga. Selama ini, banyak lulusan SMP di Kemalang harus bersekolah ke Karangnongko, Klaten, Boyolali, bahkan ke wilayah Sleman karena jarak yang jauh. Setiap tahun, lulusan SMP di Kemalang mencapai sekitar 450 anak, sehingga kebutuhan akan sekolah menengah atas di wilayah itu memang sangat mendesak. Dengan hadirnya sekolah baru, beban biaya transportasi keluarga diharapkan berkurang dan minat anak untuk melanjutkan sekolah semakin tinggi.

“Semangat ingin sekolah dari anak itu tinggi tapi terhambat karena jarak tempuh yang terlalu jauh. Dengan adanya sekolah kelas jauh ini memang minat mereka semakin tinggi. Setiap tahun permintaan rombel naik terus, “ ungkap Suprat .

Suprat juga menuturkan, sebelum ada gedung permanen, proses belajar kelas jauh sempat dilakukan di rumah warga, aula balai desa, dan sejumlah lokasi sementara lainnya. Kondisi itu menjadi bukti kuat bahwa kebutuhan pendidikan di Kemalang memang nyata dan telah lama diperjuangkan masyarakat.

Kini, warga berharap keberadaan SMA Negeri 1 Kemalang dapat menjadi pemicu lahirnya generasi muda lereng Merapi yang lebih bersemangat, lebih dekat dengan layanan pendidikan, dan tidak lagi terhambat jarak. Lidia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....