Desa Pranan Polokarto Kembangkan Wisata Edukasi Pertanian dan Peternakan
- 12 Mei 2026 11:11 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Surakarta - Desa Pranan, Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, terus memperkuat identitasnya sebagai desa wisata.
Tak hanya mengandalkan wisata jambu yang sudah lebih dulu dikenal masyarakat, kini Pemerintah Desa Pranan mulai mengembangkan wisata edukasi berbasis pertanian dan peternakan melalui kebun Kelompok Wanita Tani (KWT) di kawasan kandang komunal.
Seperti yang dilakukan seratusan ibu-ibu dari berbagai RT yang mulai menanam aneka sayuran di lahan yang telah dipetak-petak oleh pemerintah desa Pranan.
Kepala Desa Pranan Sarjanto mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari pengembangan kawasan wisata edukasi terintegrasi di desa setempat.
"Nantinya nya Kawasan kandang komunal seluas 5.600 meter persegi di tanah kas desa itu tidak hanya diisi ternak sapi dan kambing, akan tetapi juga kebun sayur dan berbagai aktivitas edukatif untuk masyarakat maupun pelajar, " ujar Sarjanto Jigong, Senin 11 Mei 2026.
Kades Pranan Sarjanto juga mengatakan, konsep wisata yang dikembangkan bukan sekadar tempat rekreasi, namun juga ruang interaksi sosial warga.
"Ya, pemerintah desa membagi lahan menjadi 16 kapling sesuai jumlah RT di Desa Pranan.. Tak hanya aktivitas berkebun, kawasan tersebut juga dirancang menjadi pusat kegiatan warga, " katanya.
Pemerintah desa menurut dia juga berencana menggelar senam bersama rutin setiap Minggu pagi untuk ibu-ibu KWT dan masyarakat sekitar.
Sarjanto juga menjelaskan, Desa Pranan kini telah resmi menyandang status desa wisata berdasarkan SK Bupati Sukoharjo.
"Desa Pranan sudah mendapat SK dari Bupati sebagai desa wisata. Karena itu, berbagai potensi desa mulai diintegrasikan menjadi satu paket wisata edukatif yang murah dan mudah dijangkau masyarakat, " ujarnya.
Menurutnya, wisata jambu yang selama ini menjadi ikon Desa Pranan tetap dipertahankan. Namun keberadaan kandang komunal dan kebun KWT akan menjadi pelengkap agar wisata desa tetap hidup sepanjang tahun, tidak tergantung musim panen jambu.
"Ke depan, Desa Pranan menargetkan kawasan tersebut menjadi tujuan wisata edukasi bagi anak-anak sekolah. Selain belajar bercocok tanam, pengunjung juga dapat pmengenal peternakan dan kehidupan desa secara langsung, " pungkasnya. (Edwi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....