UNS Perkuat Kurikulum Perencanaan Keuangan Bagi Mahasiswa

  • 11 Mei 2026 20:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) berkomitmen meningkatkan literasi finansial mahasiswa melalui pengembangan pembelajaran personal financial planning. Program tersebut diimplementasikan melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk membangun kesadaran finansial mahasiswa sejak dini.

Rektor UNS, Prof. Hartono, menyampaikan kebijakan tersebut saat membuka acara literasi keuangan digital bersama OJK, Senin, 11 Mei 2026. Menurutnya, literasi keuangan digital menjadi sangat krusial di tengah pesatnya tren investasi aset kripto saat ini.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami cara membeli aset digital, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis. Mereka harus memahami manajemen risiko agar tidak terjebak dalam spekulasi yang berbahaya,” katanya.

Hartono menambahkan banyak mahasiswa sering tergoda keuntungan instan tanpa memahami karakteristik produk dan legalitas platform. Melalui penguatan kurikulum, diharapkan mahasiswa mampu berperan sebagai agen perubahan dalam menyebarkan pemahaman literasi keuangan.

Sementara itu, Kepala OJK Solo, Muhammad Mufid, memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah UNS yang proaktif dalam membentengi mahasiswa dari risiko investasi digital. OJK mencatat tingkat inklusi keuangan nasional tahun 2025 sudah tinggi, namun indeks literasinya masih perlu ditingkatkan.

“Jangan mudah tergiur keuntungan besar tanpa memahami risikonya. Pastikan legalitasnya jelas dan imbal hasil yang ditawarkan masuk akal,” ucap Mufid.

Selain paparan Rektor dan OJK, mahasiswa juga mendapatkan materi dari pakar blockchain William Sutanto dan perencana keuangan Melvin Mumpuni. Diskusi ini juga diperdalam oleh Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital, Ludy Arlianto, serta Kepala Center For Fintech and Banking UNS, Putra Pamungkas. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....