Makna Kartini yang Sebenarnya: Bukan Hanya Emansipasi Perempuan
- 27 Apr 2026 13:56 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemikiran Raden Ajeng Kartini tidak hanya soal emansipasi perempuan dalam sejarah Indonesia. Hal ini kembali mengemuka dalam dialog budaya pada 27 April 2026.
Narasumber Dr. Asti Kurniawati menjelaskan Kartini memiliki kepekaan sosial dan kemampuan literasi kuat. Ia merupakan dosen Ilmu Sejarah FIB UNS sekaligus Kaprodi S-2 Kajian Budaya UNS.
Program 'KARTINI DALAM PERSPEKTIF SEJARAH DAN SOSIAL BUDAYA' disiarkan di Jagongan Pro4 RRI Surakarta. Acara berlangsung Jumat, 24 April 2026 bersama host Roy Rohim.
Menurut Asti, pemahaman publik selama ini cenderung menyederhanakan sosok Kartini. Padahal ia aktif mengkritisi kondisi sosial dan ketimpangan masyarakat pada zamannya.
Kartini juga dikenal sebagai penulis yang menyampaikan gagasan melalui surat-suratnya. Dari sinilah pemikirannya bertahan dan terus dibaca lintas generasi.
"Emansipasi perempuan hanyalah salah satu perhatian Kartini, tetapi dia juga kritis terhadap kondisi sosial masyarakat," katanya.
Pemikiran tersebut dinilai masih relevan saat ini terutama dalam budaya literasi dan kepekaan sosial. Kartini menjadi contoh bagaimana membaca dan menulis mampu mengubah pemikiran.
Program Jagongan menghadirkan berbagai tema budaya yang bisa diikuti masyarakat luas. Pendengar dapat menyimak melalui Pro4 RRI Surakarta 95,2 FM atau RRI Digital, serta menghubungi 089520895244.
(Roy Nur Rohim/Penyiar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....