Pengelolaan Sampah Balai Kota Mampu Hasilkan Keuntungan
- 21 Apr 2026 15:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus menggalakkan pengelolaan sampah dari hulu. Dilakukan dengan pemilihan dan pemilahan sebelum dikirimkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Kawasan Balai Kota sendiri sudah mulai menerapkan program pengelolaan dan pengadaan Bank Sampah yang bisa ditiru tingkat terbawah ataupun masyarakat sekitar.
Ditemui setelah mengadakan tinjauan ke lokasi pemilihan dan pemilahan sampah Balai Kota pada Selasa, 21 April 2026, Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta, Budi Murtono menjelaskan program ini sudah berjalan dari tiga Minggu sebelumnya dan mampu membuahkan penghasilan bagi anggota.
"Ini baru kurang lebih tiga minggu ini dan sudah ada bank sampahnya, pemilahan sampah baik yang dari OPD kemudian yang di taman-taman kompleks Balai Kota ini, sampai yang di kantin. Tadi saya cek di bank sampahnya itu sudah berjalan dan ada sekali pengambilan. Jadi sudah dibeli, ada nilai ekonomisnya dan itu sudah dinikmati, dimanfaatkan oleh anggota bank sampah," kata Budi Murtono.
Gerakan pengelolaan sampah ini juga didukung oleh para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berada di kawasan Balai Kota. Terbukti dengan sudah adanya kotak sampah yang terbagi dengan tiga bagian, yakni organik, an-organik dan residu.
Pengelolaan sampah Balai Kota sendiri selalu dilakukan setiap hari oleh petugas kebersihan. Dengan gerakan ini, diharapkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kelurahan, Kecamatan dan kantor swasta bisa mengikuti langkah pengelolaan sampah dari hulu.
Ditambahkan Budi Murtono, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) juga sudah membagi beberapa mobil pengambilan sampah dengan beberapa kategori. Meskipun belum semua diberlakukan.
"DLH sendiri sebagian sudah. Jadi di DLH sudah mulai juga membuat kayak baknya terpisah itu, dan ini juga lagi disusun rencana apakah semua pakai pola pengumpulan sampah atau mungkin sistem pengambilannya terjadwal. Jadi hari ini ngambil yang organik, hari yang besoknya mungkin ganti ngambil yang an-organik," katanya menambahkan.
Beberapa kebijakan terkait pengelolaan sampah, masih terus dilakukan Pemerintah Kota Surakarta, agar menemukan formula paling pas dan sehingga masyarakat bisa menyesuaikan. (JK/W)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....