KA Batara Kresna Tertemper Pemotor di Rel Bengkong Purwosari, Dua Orang Luka
- 19 Apr 2026 18:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Kecelakaan lalu lintas melibatkan Kereta Api (KA) Batara Kresna dengan pemotor di kawasan rel bengkong, Purwosari, Kota Solo, pada Minggu 19 April 2026 pagi.
Insiden KA Batara Kresna tertemper pemotor terjadi saat berlangsungnya Car Free Day (CFD), sekitar pukul 08.45 WIB. Dari peristiwa ini, dua pemotor mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Informasi yang dihimpun, KA Batara Kresna dengan nomor seri 513 tengah melaju dari arah Wonogiri menuju Stasiun Purwosari. Meski situasi di sepanjang Jalan Slamet Riyadi sedang ramai aktivitas warga karena momen CFD kereta api terpantau melaju dalam kecepatan normal.
Kecelakaan bermula saat kereta memasuki jalur rel bengkong menuju Stasiun Purwosari. Secara tiba-tiba, di jalur lambat melintas pemotor berboncengan dari arah timur ke barat.
| Baca juga: KA Batara Kresna Tertemper Mobil di Wonogiri |
Masinis telah membunyikan klakson peringatan berkali-kali, pengendara diduga kurang memperhatikan kedatangan kereta. Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, motor tersebut menemper kereta api.
Sepeda motor Honda Beat putih yang dikendarai oleh dua orang perempuan akhirnya terpental dan sempat terseret sejauh dua meter. Kedua korban dilaporkan terpental.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kedua pengendara yang identitasnya masih dalam pendataan tersebut mengalami luka-luka di bagian tubuh.
Keduanya segera dievakuasi oleh petugas dan warga sekitar ke Rumah Sakit Kasih Ibu Solo untuk mendapatkan penanganan medis.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Saragih, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan keprihatinannya. Ia sangat menyayangkan masih terjadinya kecelakaan di jalur kereta api, terutama di perlintasan sebidang.
“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ucap Feni dalam keterangannya kepada media, Minggu 19 April.
Feni mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin dan waspada saat melintasi jalur kereta api, terutama di titik-titik yang bersinggungan langsung dengan jalan raya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur aman sebelum melintas. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Pastikan hanya melintas di perlintasan resmi dan pastikan tidak ada kereta yang akan lewat,” kata dia menegaskan. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....