Banjir Surut, Warga Joyotakan Mulai Bersihkan Rumah
- 16 Apr 2026 19:40 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Warga Kelurahan Joyotakan Solo sudah mulai membersihkan area rumahnya pasca banjir yang menggenang sejak Selasa malam, 14 April 2026.
Dalam pantauan RRI.CO.ID pada Kamis, 16 April 2026, air sudah tidak lagi menggenang wilayah Joyotakan. Sebelumnya sempat banjir hingga setinggi pinggang orang dewasa.
Ditemui di lokasi, Lurah Joyotakan Bambang Kristianto mengatakan bahwa dari empat Rukun Warga (RW) yang terdampak, sudah semua surut dan tidak lagi banjir.
"Terakhir kemarin kan malam itu terakhir genangannya malam. Terus tadi pagi kita cek lagi di wilayah ternyata sudah surut di semua titik lokasi banjir sudah tidak ada. Sudah semua surut pagi ini," kata Bambang Kristianto.
Ditambahkan Bambang Kristianto, saat ini warga dibantu TNI-Polri, Damkar, BPBD dan Dinas Sosial mulai membersihkan bekas-bekas banjir.
"Pagi ini kegiatan kita kerja sama dengan TNI, Polri, dan juga masyarakat serta dari Dinas terkait seperti BPBD, Dinsos serta Damkar membersihkan sisa-sisa banjir," katanya menambahkan.
Bambang juga menghimbau warga yang kehilangan barang ataupun mendapati dokumen-dokumennya rusak akibat banjir, bisa melaporkan ke pihak Kelurahan.
Sementara itu, Suparno Kelik warga RW 3 RT 3 Joyotakan, menceritakan banjir pada tahun ini masih lebih mending jika dibandingkan tahun 2007 yang mencapai ketinggian 2,5 meter.
"Sudah merasakan banjir sejak 2007, 2007 lebih parah mencapai 2,5 meter. Kalau nggak salah ya tempat saya itu, sampai barang-barangnya habis. Kalau ini hanya 1,5 meter," kata Suparno Kelik.
Meskipun banjir hanya setinggi 1,5 meter, namun ditambahkan Suparno Kelik dirinya juga merasakan kerugian dengan beberapa pakaian hanyut terbawa arus banjir. (JK/W)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....