Kirab 2.026 Telur Paskah GSJA Immanuel Boyolali, Ratusan Jemaat Turun ke Jalan
- 06 Apr 2026 07:14 WIB
- Surakarta
RRI. CO. ID, Boyolali – Suasana Kota Boyolali, Minggu 5 April 2026 pagi, mendadak semarak.
Ratusan jemaat Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) Immanuel Boyolali turun ke jalan mengikuti kirab gunungan berisi 2.026 telur Paskah yang langsung diserbu warga.
Kegiatan diawali dengan ibadah Paskah sejak pukul 05.00 WIB, lalu dilanjutkan arak-arakan dari Jalan Pandanaran menuju kompleks perkantoran Kabupaten Boyolali.
Gunungan telur setinggi lebih dari dua meter menjadi magnet utama, memancing perhatian masyarakat di sepanjang rute.
Pendeta Krishandrika Emanuel Raharjo menegaskan, angka 2.026 bukan tanpa makna. Jumlah tersebut disesuaikan dengan tahun 2026 sebagai simbol doa dan harapan.
“Hari ini kami tidak hanya merayakan Paskah, tetapi juga membagikan 2.026 telur kepada masyarakat sebagai wujud kasih dan sukacita,” ujarnya.
Lebih dari sekadar seremoni, kirab ini sarat pesan spiritual. Tiga lapisan telur kulit, putih, dan kuning melambangkan kebangkitan Yesus Kristus pada hari ketiga, yang menjadi inti iman Paskah.
Dalam pesannya, pihak gereja juga menitipkan doa untuk bangsa. Di tengah situasi global yang diwarnai konflik, jemaat berharap Indonesia tetap kokoh dalam damai dan kesejahteraan.
“Kami rindu tahun 2026 menjadi tahun pertumbuhan ekonomi bangkit, pendidikan maju, dan kerohanian semakin kuat. Indonesia harus tetap damai dan penuh sukacita,” tegasnya.
Kirab ini juga menjadi bagian dari tema besar GSJA Boyolali: menjadi pribadi yang tak tergoyahkan dan menjadi terang bagi dunia. Melalui aksi turun ke jalan, jemaat ingin menghadirkan terang dan harapan bagi masyarakat.
Antusiasme warga tak terbendung. Sepanjang jalan, masyarakat berkerumun, bahkan berebut telur Paskah yang dibagikan.
Suasana hangat dan penuh kegembiraan pun tercipta, menjadikan perayaan Paskah tahun ini terasa lebih hidup dan membumi. (Kisno/Roll)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....