Pabrik Plywood di Popongan Terbakar, Damkar Karanganyar Kerahkan Tiga Unit Armada

  • 02 Apr 2026 15:21 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Sebuah pabrik pengolahan kayu plywood milik CV Avanjaya Wood yang berlokasi di Dusun Serut, Kelurahan Popongan, Karanganyar, dilalap si jago merah pada Kamis 2 April 2026 pagi. Kebakaran hebat tersebut melanda bagian tungku oven saat operasional pabrik belum sepenuhnya dimulai.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Efan Rismaya Pratama, mengatakan pihaknya menerima laporan darurat sekitar pukul 07.55 WIB. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dengan belasan personel langsung diterjunkan menuju lokasi kejadian untuk melokalisir api agar tidak merambat ke seluruh bangunan seluas 600 meter persegi tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun dari saksi di lokasi, api pertama kali terlihat muncul dari area tungku oven sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, saksi mata yang merupakan kerabat pemilik pabrik berada di lokasi dan melihat kepulan asap tebal mulai membakar bahan baku serta alat produksi di area seluas 5 x 8 meter persegi.

“Personel jaga menerima informasi kebakaran dan langsung meluncurkan tiga unit armada dengan tiga belas personel. Tim melakukan asessment cepat dan berkoordinasi dengan PLN untuk memutus aliran listrik guna keamanan proses pemadaman,” ujar Efan.

Proses pemadaman berlangsung cukup alot karena area pabrik plywood tersebut cenderung tertutup, sehingga menyulitkan akses masuknya petugas dan sirkulasi asap. Namun, berkat sinergi bersama tim gabungan dari BPBD, PMI, dan berbagai unsur relawan, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.45 WIB.

“Kendala utama di lapangan adalah area pabrik yang cukup tertutup. Api dapat dipadamkan total setelah dilakukan penanganan intensif selama kurang lebih lima jam sejak laporan awal diterima,” kata Efan.

Meski menghanguskan sebagian bangunan pabrik, bahan baku produksi, serta mesin oven, otoritas terkait memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga berita ini diturunkan, nilai total kerugian materiil masih dalam tahap taksiran dan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti munculnya api di tungku oven tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....