Dishub Solo Catat Lalu Lintas Lebaran Menurun dari Tahun Sebelumnya
- 28 Mar 2026 02:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo mencatat adanya penurunan volume kendaraan selama libur lebaran dari H-7 hingga H+4 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada 2025.
Ditemui di kantornya pada Jumat, 27 Maret 2026, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Andri Wahyudi menjelaskan bahwa dari pantauan CCTV Room sempat adanya peningkatan lalu lintas keluar masuk pada H-7 hingga H-6 Lebaran.
"Ada peningkatan sedikit mulai H-7 dan H-6 dari data 563,927 meningkat menjadi 573,510. Karena masyarakat wilayah Solo Raya diprediksi berbondong-bondong ke Kota Solo untuk kebutuhan sandang atau menuju ke pusat perbelanjaan modern. Pada H-5 ada penurunan, namun H-4 kembali naik karena sudah mulai masuknya pemudik dan kembali turun pada H-3 hingga hari Lebaran," kata Andri Wahyudi.
Dishub Solo juga melihat adanya kepadatan pada titik ruas jalan, yakni Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kolonel Sutarto sampai dengan Balai Kota hingga Jalan Jenderal Sudirman. Kemudian Jalan Adi Sucipto simpang Fajar Indah, Nusukan dan area Pasar Harjodaksino.
Ditambahkan Andri Wahyudi, dirinya menegaskan bahwa meskipun terjadi penurunan sekitar 0,2 persen jika dibandingkan dengan tahun 2025, namun penurunan tidak signifikan. Dinas Perhubungan Kota Solo memprediksi penurunan karena situasi ekonomi yang sedang tidak baik di Indonesia.
"Dari tahun 2026 dengan tahun 2025 mengalami penurunan untuk jumlah H-7 sampai H+4 ini. Dari data kami mengalami penurunan yang tidak terlalu signifikan, sekitar 0,2 persen dari tahun sebelumnya," katanya menambahkan.
Lalu lintas keluar masuk Kota Solo sendiri didominasi kendaraan roda dua sebesar 63.10 persen kemudian kendaraan kecil seperti mobil pribadi sebesar 28.19 persen dan kendaraan besar seperti bus sebesar 8.72 persen.
Angka penurunan lalu lintas kendaraan keluar masuk Kota Solo ini juga membuat Dishub mendata angka kecelakaan di sekitar Kota sangat minim. Meskipun belum memadupadankan data dengan pihak Kepolisian, namun dalam pantauan selama H-7 hingga H+4 terpantau minim. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....