PDM Surakarta Siapkan 98 Lokasi Salat Idulfitri 1447 Hijriah

  • 18 Mar 2026 19:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surakarta menyatakan kesiapannya menyelenggarakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah yang jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Persiapan teknis di berbagai titik lokasi kini telah mencapai tahap akhir guna menyambut ribuan jemaah di seluruh wilayah Kota Solo. Berdasarkan koordinasi internal, sebanyak 98 titik lokasi telah disiapkan yang tersebar di berbagai ranting dan cabang Muhammadiyah.

Wakil Ketua PDM Surakarta, Joko Riyanto, mengonfirmasi seluruh perangkat pendukung seperti spanduk dan baliho pengumuman sudah terpasang di lokasi-lokasi strategis. Selain kesiapan tempat, Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus juga telah mendistribusikan teks khotbah seragam kepada para mubalig untuk memastikan pesan yang disampaikan pada hari kemenangan berjalan selaras. PDM memastikan koordinasi imam dan khatib di setiap titik sudah rampung seratus persen.

"Persiapannya sudah seratus persen karena setiap tempat sudah membuat baliho-baliho dan teks khotbah sudah dibagikan dengan tema Indonesia Baldatun Thayyibatun," ujar Joko Riyanto saat dihubungi rri.co.id, Rabu, 18 Maret 2026.

Tema khotbah "Indonesia Baldatun Thayyibatun" diangkat dengan harapan agar jemaah dapat meresapi nilai-nilai kebangsaan demi terciptanya negara yang aman, adil, dan makmur. PDM Surakarta ingin menjadikan momentum Idulfitri sebagai ajang doa bersama bagi kebaikan seluruh rakyat Indonesia pasca-menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. Pihak panitia lokal di setiap ranting juga telah diinstruksikan untuk menjaga kekhidmatan ibadah demi kenyamanan jemaah.

Sementara itu, Sekretaris PDM Kota Surakarta, Rokhani, menjelaskan pelaksanaan salat Id kali ini dikoordinasikan secara desentralisasi melalui masing-masing pimpinan cabang dan ranting. Skema ini bertujuan agar sebaran jemaah merata di masjid-masjid atau lapangan di lingkungan tempat tinggal masing-masing dan tidak menumpuk di pusat kota. PDM bertindak sebagai koordinator pusat yang mendata serta memastikan seluruh daftar khatib dan imam sudah siap bertugas.

"Prinsipnya yang mempersiapkan itu adalah ranting dan cabang masing-masing, kemudian dikoordinir dan dilaporkan ke PDM untuk didata. Imam dan khatib sudah siap dan terdata dalam sistem kami," kata Rokhani saat memberikan keterangan tambahan.

Menanggapi potensi adanya perbedaan penetapan hari raya, PDM Surakarta mengajak seluruh umat Islam untuk tetap saling menghormati dan menjaga ukhuwah islamiyah. Sikap toleransi sangat ditekankan agar perayaan hari kemenangan tetap berlangsung khidmat tanpa mencari kekurangan satu sama lain antar-kelompok masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah salat Id dengan penuh keikhlasan dan munajat khusus kepada Sang Pencipta demi kedamaian bangsa. (Dania)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....