Menjelang Lebaran, Tim Pengawas Pangan Surakarta Sidak Makanan Kedaluwarsa

  • 12 Mar 2026 02:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Menjelang libur lebaran 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melalui Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) melakukan sidak makanan kedaluwarsa yang masih beredar di beberapa titik.

Sidak yang dilakukan pada Rabu, 11 Maret 2026 ini melibatkan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian, Dinas Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kesehatan.

Tim pengawasan sendiri terbaik dua kelompok A dan B dengan empat titik berbeda. Tim A melakukan pemeriksaan di Pasar Gede, Toko Roti Orion, Luwes Nusukan, dan Hypermart Solo Paragon. Sementara itu, Tim B melakukan pemeriksaan di Pasar Mojosongo, Luwes Mojosongo, Toko Oleh-oleh Makkutho, serta Lotte Grosir Surakarta.

Dihubungi pasca melakukan sidak keseluruhan, Administrator makanan kering atau basah Dinas Kesehatan (Dinkes), Ana Prasanti menjelaskan dalam sidak ini masih ditemukan makanan kedaluwarsa yang dipajang di toko.

"Permasalahannya masih sama, ditemukan produk pangan tidak berlabel dikemasannya, kemudian identifikasi expired date (tanggal kedaluwarsa). Tidak ada tanggal kedaluwarsanya. Kemudian ada beberapa makanan yang disimpan di atas lantai, jadi tidak diberi lembaran. Di supermarket juga ada kaleng penyok," kata Ana Prasanti.

Setelah adanya penemuan tersebut, tim pengawas meminta toko yang masih menjual makanan tanpa tanggal kedaluwarsa ataupun sudah mendekati kedaluwarsa bisa diturunkan dari etalase dan melakukan retur makanan kepada supplier ataupun distributor.

Selain meminta menurunkan makanan yang dianggap menyalahi aturan, tim pengawas juga meminta toko-toko yang kedapatan masih memajang makanan kedaluwarsa memberikan bukti retur untuk memastikan tidak lagi menjual barang yang sama.

Ditambahkan Ana Prasanti, para pemilik toko yang didatangi juga menerima baik masukan dari tim pengawas untuk tidak menerima produk kedaluwarsa ataupun mendekati kedaluwarsa. Dirinya juga menghimbau para pemilik toko dan masyarakat bisa lebih aware untuk melihat produk yang mau dibeli ataupun diperjualbelikan.

"Dari pelaku usaha juga aware terhadap produk yang diterima dalam arti jangan sampai menerima produk yang sudah kedaluwarsa masih diterima, atau yang mendekati kedaluwarsa. Masyarakat juga seperti itu, jadi kalau memberi barang dicek kedaluwarsanya," katanya menambahkan.

Sementara itu, Ika kerabat pemilik salah satu toko di Pasar Gede yang didatangi petugas, merasa sangat senang dengan sidak yang dilakukan. Menurutnya program yang mendapatkan perhatian petugas akan segera di retur sesuai arahan.

"Bagus biar lebih tau barang yang dijual. Tadi yang disampaikan petugas katanya ada barang yang sudah masuk kedaluwarsa, tapi hari ini memang juga mau diambil distributor. Kan di sini barang titipan jadi langsung nanti diambil, diretur," ucap Ika.

Kegiatan ini dilakukan sebagai komitmen Pemerintah Kota surakarta dalam melindungi kesehatan masyarakat, dengan memastikan pangan yang beredar tetap aman, bermutu dan layak konsumsi, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan dan aktivitas konsumsi masyarakat pada periode menjelang Hari Raya Idulfitri. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....