Dianggap Beri Panggung Streamer Bigmo, Begini Tanggapan Wali Kota Solo

  • 12 Mar 2026 00:41 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Solo, Respati Ardi belum lama viral berada satu frame dengan streamer yang juga influencer Bigmo sebelum ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis, 5 Maret 2026. Respati dituding memberikan panggung bagi streamer tersebut.

Ditemui di Balai Kota Solo pada Senin, 9 Maret 2026, Respati Ardi menegaskan bahwa dirinya bertemu dengan influencer Bigmo tanpa disengaja. Menurutnya pada saat itu memang sedang berada di acara Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang diselenggarakan oleh PT Permodalan Nasional Madani (PNM) di area depan Balai Kota.

Melihat rombongan streamer Bigmo datang ke lokasi yang sama dari arah Pasar Gede Solo, Respati Ardi mengaku hanya ingin membantu para pelaku usaha untuk mempromosikan dari sang influencer tersebut.

"Saya ajak untuk ngelarisi UMKM di Balai Kota. Saya intinya cuma pengen ngajak, ada keramaian streamer yang bisa mempromosikan UMKM kita. Saya hanya menyambut apapun ya, siapapun beliau, siapapun mereka. Kita ingin memberikan pesan bahwa Kota Solo ini baik, rukun, tertib dan bisa sebagai marketing kota, orang bisa berkunjung mendukung pariwisata Kota Solo," kata Respati Ardi.

Wali Kota Solo yang juga mantan Ketua HIPMI ini mengatakan tidak ada janjian sebelumnya. Semua hanya spontanitas saat melihat keramaian dari kedatangan streamer Bigmo di area Balai Kota.

Lebih lanjut, Respati menjelaskan baru mengetahui bahwa sang streamer ditetapkan sebagai tersangka setelah pertemuan di Balai Kota.

"Belum tau waktu itu, taunya setelah selesai. Memang sudah ada desas desus, tapi status hukum itu kewenangan yang berwajib. Bukan ranah saya untuk menentukan soalnya. Intinya ada tamu, streamer yang berkunjung ke Kota Solo ya kita terima dengan baik," katanya menambahkan.

Mengambil sisi positif dari kejadian, Respati berharap pertemuan tersebut bisa menegaskan bahwa Kota Solo merupakan kota yang terbuka dan nyaman bagi siapapun yang datang berkunjung serta bisa menjadi informasi pariwisata bagi wisatawan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....